Seniman gagas anugerah peduli lingkungan

Senin, 27 Februari 2012 | 03:22 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pendekatan berkarya seniman makin kaya. Karya seniman tidak terpaku sebatas gagasan konvensional, melainkan lintas disiplin ilmu pengetahuan. Prihatin pada isu lingkungan, dua seniman (Dadi Setiyadi, Jogjakarta dan Dukan Wahyudi, Surabaya) menggagas kolaborasi "Daun to Earth Awards and Art Project".

"Sebulan lebih mereka persiapkan project bersama, mulai dengan membuat karya instalasi Daun to Earth, menggagas diskusi, juga malam penghargaan untuk para pegiat lingkungan di Jatim," ujar Art Project Manager Daun to Earth, Rully Anwar.

Aktivitas ini juga melibatkan banyak komunitas. Termasuk di antaranya komunitas pecinta seni Pararupa, jurnalis, dan aktifvis sosial dari Rotary Club.

Rangkaian kegiatannya digelar sepanjang Minggu (26/2) di Galeri seni AJBS. Di antara agendanya, Diskusi "Peta Gerakan Lingkungan di Jawa Timur" Ada sejumlah pembicara, di antaranya, mantan direktur Walhi Jatim, pakar hukum lingkungan Unair Suparto Wijoyo dari Unair, dan direktur Ecoton Prigi Arisandi.

Kemudian, ada malam penghargaan para pegiat lingkungan, yaitu Pengagurahan Daun to Earth Award.

"Malam penghargaan ini, akan menjadi happening art untuk pameran tunggal saya di AJBS yang bertajuk "Treasure on Mirror"," ujar seniman Dadi Setiyadi yang juga Ketua Komunitas Tenggara Jogjakarta. Di ajang pameran ini, Dadi mengusung belasan karya lukis, instalasi, dan patung.

"Kalau pemerintah punya penghargaan Kalpataru, sekarang kami seniman menginisiasi penghargaan "Daun to Earth". Wujudnya daun-daun dari instalsi pohon yang kami buat," ujar Dukan Wahyudi, ketua Surabaya Art Worker.

Penghargaan bidang lingkungan hidup versi seniman ini diharapkan bisa jadi pemicu dan penambah semangat para pejuang lingkungan hidup dalam menyelamatkan lingkungan, lewat profesi mereka masing-masing.

Peraih “Daun to Earth Awards” di antaranya merupakan aktivis lingkungan penyelamat satwa, guru, penyelamat mata air, bahkan korporat dan tokoh pers yang konsen pada persoalan lingkungan hidup, juga akan diapresiasi.

Dalam pelaksanaan "Daun to Earth Awards", seniman penggagas juga melibatkan Prigi Arisandi sebagai juri. Prigi adalah direktur Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton), yang juga peraih penghargaan Green Nobel dari Barack Obama Presiden Amerika Serikat, berupa Goldman Environmental Prize 2011 langsung di California, AS. kbc5

Bagikan artikel ini: