e-Toll Pass akan dibundling dengan mobil baru

Senin, 7 Mei 2012 | 13:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Upaya untuk memasarkan penggunaan e-Toll pass, transaksi non cash tanpa perlu membuka jendela untuk meng-tap kartu dengan bantuan On Board Unit (OBU) terus digenjot dua BUMN, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bersama PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Upaya terbaru, nantinya mesin OBU akan dijual dengan sistem paket (bundling) dengan kendaraan baru.

VP Operation Jasa Marga, Aan Sanaf untuk tahap awal, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan salah satu merek yakni Daihatsu.

Ia berharap, dengan penjualan bundling itu diharapkan makin banyak pengguna jalan tol memiliki OBU. Pasalnya transaksi dengan e-Toll Pass hanya membutuhkan waktu 2 detik, lebih singkat dibandingkan penggunaan e-Toll Card yang 4-5 detik karena harus membuka kaca. Lebih lama lagi dengan pembayaran cash yang mencapai 6-7 detik.

"Dengan e-Toll Pass maka transaksi jadi lebih ringkas," kata Aan di Jakarta, Senin (7/5/2012).

Hanya saja, ia tidak merinci apakah harga OBU dengan sistem bundling akan sama dengan pembelian langsung di situs tokone.com yang mencapai Rp 960.000. Bank Mandiri sendiri selaku pengelola e-Toll menyediakan 20.000 perangkat OBU. Namun Aan tidak mengetahui pasti berapa unit OBU yang telah dipesan melalui tokone.com.

Harga sebesar itu, sudah termasuk nominal uang Rp 300.000 yang siap digunakan. OBU merupakan perangkat transmitter yang dipasang didalam kendaraan. Fungsinya untuk memancarkan sinyal elektronik yang akan dibaca oleh receiver pada Gerbang Tol Otomatis (GTO).

Direktur Operasi Jasa Marga Hasanudin dalam situs perseroan menerangkan, sejak Februari pihaknya telah menambah GTO. Hingga akhir September ditargetkan sudah ada 50 GTO siap operasi. "Saat ini hanya 17 GTO, namun akhir April jumlah GTO dipastikan bertambah menjadi 46 GTO," ucapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: