Proyek Rumah Kurang Layak 'bocor' Rp2 miliar

Senin, 1 Juni 2009 | 15:56 WIB ET

JEMBER - Indonesia Beuroucratic Wacth (IBW) Jember menilai ada kebocoran dari Program Proyek Rumah Kurang Layak (PPRKL) senilai kurang lebih 2 miliar.

PPRKL merupakan proyek Pemkab Jember yang mulai dikerjakan tahun 2007 melalui SK Bupati No 16/tahun 2007.

“PPRKL itu merupakan proyek rumah layak huni, jumlahnya sekitar 3410 rumah dengan dana kurang lebih 6,82 miliar,” kata Ketua Indonesia Beuroucratic Wacth (IBW) Jember, Suharyono kepada kabarbisnis.com di Jember (1/6).

Menurutnya, secara teknis proyek tersebut dilakukan oleh Bapemas Jember berkerjasama dengan organisasi masyarakat dengan sistem swakelola.

Setiap rumah yang diperbaiki memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta. Namun di lapangan dana yang dicairkan kurang dari Rp800 ribu.

Akibat indikasi penyalahgunaan tersebut, terdengar kabar bahwa penjabat teras di Bapemas Jember kini menjadi tersangka Kejagung.

“Jika kabar itu benar, itu suatu kemajuan,” terang Suharyono. kkbc4/kbc7

Bagikan artikel ini: