Taufik jumpa Lin, Simon hadapi Chong Wei

Rabu, 1 Agustus 2012 | 05:22 WIB ET

LONDON, kabarbisnis.com: Pebulutangkis tunggal putra Indonesia memang mampu menumbangkan lawan-lawannya di babak penyisihan grup. Namun kesuksesan mereka masuk 16 besar dalam ajang pesta olahraga dunia Olimpiade London 2012 harus menghadapi lawan-lawan yang tangguh dengan peringkat terbaik di dunia.

Pasalnya, di babak perempat finalnya, Taufik Hidayat harus berhadapan dengan pebulutangkis asal China, Lin Dan, sementara Simon Santoso berjumpa pemain top Malaysia, Lee Chong Wei.

Taufik lolos ke babak 16 besar usai tampil sebagai juara Grup O. Di partai keduanya yang digelar di Wembley Arena, Selasa (31/7/2012), dia mengalahkan pemain Spanyol, Pablo Abian, dengan skor 22-20, 21-11.

Sementara Simon, pada pertandingan keduanya di Grup B di Wembley Arena, London, Selasa (31/7/2012) malam WIB, Simon mengalahkan pemain Austria, Michael Lahnsteiner, dua set langsung 21-11 21-7. Ia menang dalam waktu 28 menit.

Di babak selanjutnya, Rabu (1/8/2012) hari ini, Taufik bertemu Lin. Lin sendiri lolos usai menjuarai Grup P dengan mengalahkan Scott Evans (Republik Irlandia).

"Saya siap hadapi Lin Dan. Kalau bermain di olimpiade kita harus siap bertemu siapa pun," tutur Taufik seperti dilansir situs resmi PB-PBSI. "Pertemuan besok pasti seru," kata Taufik.

Di atas kertas, pemain berusia 30 tahun ini memang kalah kelas dan peringkat dari pemain nomor satu dunia itu. Namun, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu tetap yakin punya kans untuk menang.

"Pemain China terkenal dengan keunggulannya di segi power dan speed. Kalau mau menang harus unggul di kedua hal tersebut. Ini adalah olimpiade, apa saja bisa terjadi. Peluang tetap ada untuk menang," ujar Taufik.

Hal yang sama diakui Simon. Di babak 16 besar, dia akan bertemu pemain nomor dua dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, yang di Olimpiade 2012 menjadi unggulan pertama. Di Olimpiade 2008 ia meraih perak, kalah dari Lin Dan di final.

"Seluruh pemain yang bertanding di Olimpiade harus bertekad menang," tegasnya.

Menurut data dari situs resmi Badminton World Federation (BWF), rekor head-to-head kedua pemain tersebut adalah 7-1 untuk keunggulan Chong Wei. Pemain berusia 29 tahun itu masuk ke London dalam kondisi baru pulih dari cedera yang membuatnya absen 10 minggu. kbc10

Bagikan artikel ini: