Perbanas: Bunga kredit mikro idealnya 5%

Selasa, 30 Oktober 2012 | 15:35 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Jatim mendorong pemerintah untuk memberikan subsidi bunga khusus bagi sektor mikro agar lebih cepat berkembang.

Ketua Perbanas Jatim, Herman Halim mengatakan bunga bagi sektor mikro yang diterima konsumen saat ini masih cukup tinggi.

“Program seperti KUR masih tinggi bunganya untuk pelaku usaha mikro. Jika bunga ini tidak diturunkan, maka sektor usaha ini akan lama berkembang,” katanya ditemui wartawan, Selasa (30/10/2012).

Ia pun mengusulkan agar pemerintah bisa menyediakan kredit dengan bunga serendah-rendahnya 5 persen efektif untuk sektor mikro. Pemerintah saat ini menetapkan suku bunga KUR Mikro dengan plafond kredit maksimal Rp 20 juta sebesar 22 persen efektif pertahun, sedangkan suku bunga KUR Ritel dengan plafond Rp20 juta – Rp 500 juta sebesar 13 persen efektif per tahun.

“Idealnya bunga untuk kredit mikro maksimal 5 persen efektif per tahun,” imbuh Herman.

Ia pun mendesak pemerintah untuk membentuk lembaga khusus yang menangani pembiayaan sektor usaha mikro. Herman mengatakan, treatment khusus dibutuhkan untuk sektor usaha mikro karena pengusaha di sektor ini umumnya tidak mempunyai aset sebagai jaminan. Selain itu, bank-bank umum jarang yang melirik pembiayaan untuk sektor mikro akibat infrastruktur yang tidak mendukung. kbc8

Bagikan artikel ini: