Desember, penumpang RI bisa naiki Sukhoi

Rabu, 28 November 2012 | 08:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai Sky Aviation dipastikan bisa merealisasikan serah terima pesawat Sukhoi Super Jet 100 untuk penerbangan komersialnya. Pasalnya, Desember 2012 nanti pesawat asal Rusia itu bakal mulai tiba di Tanah Air.

Kedatangan pesawat itu menyusul dikeluarkannya sertifikasi layak terbang oleh Kementerian Perhubungan RI. Namun Sky Aviation mengurangi pesanannya, hanya menjadi tiga unit dari sebelumnya 12 unit dengan pertimbangan akibat jatuhnya Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak Bogor pada Mei 2012.

“Indonesia sudah menerbitkan Type Certificate untuk Sukhoi RRJ-95B,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan, Selasa (27/11/2012).

Sertifikasi itu, lanjut Bambang, sudah dikeluarkan sejak pekan lalu. Sertifikat itu sebagai validasi karena pesawat tersebut akan didaftarkan dan dioperasikan di Indonesia.

Direktur Utama Sky Aviation Krisman Tarigan mengatakan pihaknya memang membutuhkan validasi dari Kementerian Perhubungan selaku otoritas penerbangan sipil di Indonesia. Tanpa validasi itu, pihaknya tidak dapat mendatangkan dan mengoperasikan Sukhoi di Indonesia.

Krisman menambahkan pihaknya berencana mendatangkan satu unit pesawat Sukhoi SJ 100 pada Desember 2012. Pesawat ini merupakan satu dari tiga pesawat yang sudah dipesan perseroan dengan model financial lease, membeli dengan menyicil dari perusahaan pembiayaan.

“Untuk financial lease ini, kami dapat perusahaan pembiayaan dari Rusia juga. Mereka percaya kepada kita untuk membeli tiga unit,” kata Krisman.

Dia mengakui jumlah pesawat yang akan dibeli ini lebih sedikit dari sebelumnya. Pada awalnya, sebelum tragedi jatuhnya Sukhoi SJ 100 di Gunung Salak Bogor pada 9 Mei 2012, Sky Aviation berencana membeli 12 unit pesawat ini.

“Namun karena ada kecelakaan itu, kami putuskan untuk membeli tiga unit dahulu sebagai tahap pertama, sisanya yang sembilan unit menyusul ditahap berikutnya, masuk dalam opsi beli berikutnya,” ucap Krisman.

Dia menjelaskan, dari tiga unit yang dipesan pada tahap awal, unit pertama akan datang pada pertengahan Desember, unit kedua pada Februarin 2013, dan unit ketiga pada Maret 2013. kbc10

Bagikan artikel ini: