Potensi tinggi, pelayaran Maumere-Surabaya jadi incaran

Minggu, 31 Maret 2013 | 23:03 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pertumbuhan arus petikemas di Pelabuhan Maumere ditanggapi positif oleh pihak pelayaran. Tiga operator pelayaran petikemas domestik telah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas kinerja pelayanan bongkar muat di Pelabuhan Maumere.

Ketiga operator pelayaran itu adalah PT Meratus Line, PT Taruna Kusan Explosive, dan PT Timur Asri Laut. "Mereka akan bekerjasama dengan Pelindo III Cabang Maumere selaku pengelola Pelabuhan Maumere. Nantinya, ketiga pelayaran itu akan menyediakan fasilitas pendukung kegiatan bongkar muat petikemas," kata General Manager Pelindo III Cabang Maumere, Johana Pairikas, di Surabaya, Sabtu (30/3/2013).

Perusahaan Meratus Line misalnya, telah menyatakan kesediaannya untuk menyiapkan 1 unit trailer ukuran 20 feet, 4 unit head truck, 8 unit chasis ukuran 20 feet, 1 unit chasis ukuran 40 feet, 1 unit forklift kapasitas 3 ton, dan 1 unit reach stacker kapasitas 45 ton.

Sementara pelayaran Timur Asri Laut berkomitmen untuk menyediakan 6 unit trailer ukuran 20 feet, 1 unit head truck, 3 unit chasis ukuran 20 feet, 1 unit forklift kapasitas 25 ton, dan 1 unit forklift kapasitas 15 ton.

"Meratus dan Timur Asri Laut nantinya akan melakukan bongkar muat dari dan ke atas kapal dengan menggunakan crane kapal, karena kapal mereka dilengkapi fasilitas itu," tambah Johana.

Sementara Taruna Kusan Explosive turut menyertakan mobile crane dalam komitmennya. Alat-alat yang akan disiapkan oleh Taruna Kusan Explosive meliputi 1 unit mobile crane kapasitas 80 ton, 1 unit mobile crane kapasitas 50 ton, 4 unit trailer ukuran 20 feet, dan 1 unit forklift kapasitas 3 ton.

"Mobile crane mereka siapkan untuk melakukan bongkar muat petikemas dari dan ke kapal. Kapal-kapal mereka berbeda dengan yang dimiliki oleh Meratus ataupun Timur Asri Laut yang telah dilengkapi dengan crane kapal," lanjutnya.

Sementara itu, Marine Operation Manager PT Meratus Line, Rindra Bagus Indrianto menyatakan bahwa kerjasama ini dilakukan mengingat pengiriman petikemas ke Maumere semakin diminati pemilik barang. Maumere tambahnya, merupakan pasar petikemas yang diharapkan dapat berkembang di tahun-tahun mendatang.

"Ini merupakan bentuk dukungan kami dalam memperlancar proses kegiatan pelayanan petikemas di Pelabuhan Maumere," imbuhnya.

Pelabuhan Maumere, lanjutnya juga semakin tertata dengan perbaikan jalan yang tadinya bergelombang menjadi lebih baik. Rindra juga mengapresiasi penambahan penerangan di lapangan penumpukan yang membantu pekerjaan di malam hari.

"Persoalan buruh di Pelabuhan Maumere juga sudah tidak ada kendala lagi. Dulu mereka hanya bekerja sampai jam 4 sore atau jam 6, kini mereka sudah mau sampai jam 10 malam," lanjut Rindra.

Ditemui di tempat yang sama, Senior Manager Pemasaran Pelindo III, Putut Sri Muljanto mengharapkan dengan kerjasama yang telah terjalin, nantinya dapat meningkatkan arus petikemas yang melalui Pelabuhan Maumere.

Putut menyebutkan selama 4 tahun terakhir, perkembangan petikemas di Pelabuhan Maumere cukup membanggakan. "Dari yang hanya 58 TEU’s di tahun 2009, arus petikemas di Pelabuhan Maumere terus meningkat. Tahun 2010 kami mencatat arus petikemas sebanyak 5.786 TEU’s, tahun 2011 sebanyak 10.178 TEU’s dan di tahun 2012 kemarin mencapai 15.739 TEU’s," jelas Putut.

Ia optimistis di tahun mendatang, jumlah arus petikemas yang melalui Pelabuhan Maumere akan semakin meningkat.kbc6

Bagikan artikel ini: