WIEF: Pebisnis UMKM harus beretika

Jum'at, 12 April 2013 | 21:21 WIB ET
Ketua Umum Iwapi, Rina Fahmi (KB/Purna Budi Nugraha)
Ketua Umum Iwapi, Rina Fahmi (KB/Purna Budi Nugraha)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Etika dalam berbisnis menjadi salah satu kunci penting perkembangan bisnis UMKM dalam pemasaran di dunia online. Karenanya para pelaku UMKM yang hendak mengembangkan bsinisnya secara online harus memperhatikan sisi etika dalam berdagang baik dalam penyediaan produk maupun tata cara pemasaran.

Hal tersebut ditegaskan Chairman World Islamic Economic Forum (WIEF) Businesswomen Network Dato� Norraesah Mohamed ketika menutup Pelatihan Marketing Online bertaraf Internasional yang diselenggarakan WIEF bekerjasama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim di Hotel Somerset Surabaya, Jumat (12/4/2013).

Ia menambahkan, etika dalam berbisnis akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis yang dikembangkan seorang pengusaha. "Jadi bagi peserta pelatihan kami terus mengingatkan bahwa etika adalah kunci sukses dalam berbisnis. Jangan melakukan tindakan yang bisa mengurangi kepercayaan konsumen terhadap pengusaha," katanya.

Pelatihan bernama The 2nd Regional WIEF Online Marketing Workshop ini merupakan realisasi dari kerjasama yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman antara KADIN Jatim dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) pada 2012 lalu. Pelatihan yang diikuti 50 orang pengusaha wanita ini berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 8 hingga 12 April 2013 di Surabaya.

Arus dukungan global saat ini, menurut Norraesah, mendukung penuh peran wanita di negara berkembang. Para wanita ini mulai mendobrak batasan peran tradisional mereka tetapi tetap mengutamakan perannya sendiri dalam keluarga, menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap gelombang inovasi yang muncul, bahkan dari tempat yang terpencil sekalipun.

Ketua Yayasan WIEF, Tun Musa Hitam menambahkan, workshop ini merupakan bukti dedikasi organisasi yang dipimpinnya dalam rangka mengangkat pengembangan kewirausahaan kepada para wanita pengusaha.

"Dalam praktek bisnis saat ini, keberadaan online dan internet marketing memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan kelangsungan banyak perusahaan. Hal ini memberikan kegembiraanyang luar biasa dan kebanggaan tersendiri dengan melihat 50 wanita pengusaha bisa memanfaatkan pelatihan praktis mengenai strategi pemasaran online dan teknik agar berprestasi dalam bisnis masing-masing," kata Tun Musa Hitam.

Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim terus berupaya meningkatkan peran perempuan dalam kontribusinya bagi perekonomian di Jatim salah satunya melalui penyelenggaraan pelatihan pemasaran berbasis online. Ketua Umum Kadin Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan Kadin akan terus menjalin kerjasama dengan asosiasi dan organisasi pengusaha untuk memperkuat peran pengusaha wanita dalam kaitannya mendongkrak perekonomian.

"Melalui pelatihan ini kami harapkan para pengusaha wanita bisa meningkatkan kapabilitas dan kapasitasnya sebagai pelaku ekonomi yang handal dan mampu bersaing secara internasional dengan mengoptimalkan manfaat teknologi yang berkembang pesat secara positif," katanya.

Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan berbagai materi dari para trainer yang langsung dihadirkan oleh pihak WIEF Malaysia. Workshop intensif selama lima hari ini memberikan pelatihan langsung pada peserta dengan beberapa modul utama seperti Content Management System (CMS), Search Engine Optimisation (SEO), Knowledge Sharing & Strategi Viral Marketing, Foto & Video Pemasaran, Perangkat monitoring Online dan Pemasaran Sosial Media melalui Facebook dan Twitter.

Ketua Umum Iwapi, Rina Fahmi menambahkan, Surabaya dipilih sebagai tempat penyelenggaraan pelatihan ini karena gerakan wanita pengusaha di Surabaya dan Jatim pada umumnya cukup cepat.

"Kita bisa lihat contohnya Koperasi wanita di Jatim kinerjanya luar biasa. Selain itu, perdagangan antar pulau di Indonesia masih potensial," katanya. Ia pun berencana melakukan kegiatan serupa bagian lain Indonesia. kbc8

Bagikan artikel ini: