Banyak proyek baru, laba Intiland melejit 98,9%

Rabu, 1 Mei 2013 | 17:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bertumbuhnya proyek-proyek baru yang cukup strategis rupanya mampu mengerek kinerja PT Intiland Development Tbk (DILD) sepanjang kuartal I tahun 2013. Intiland membukukan laba bersih sebesar Rp80,04 miliar, naik sebesar 98,9 persen dibanding periode yang sama di 2012 sebesar Rp40,27 miliar.

Direktur Investasi dan Pengelolaan Modal Intiland Archied Noto Pradono menjelaskan, naiknya nilai laba bersih disebabkan meningkatnya nilai pendapatan di seluruh segmen pengembangan. Tren positif ini ditopang oleh prospek pasar properti nasional yang sangat baik dan semakin tingginya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap produk-produk properti.

”Pada akhir triwulan pertama tahun ini perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp378,79 miliar, atau meningkat 50,3 persen dibandingkan triwulan pertama tahun lalu,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2013).

Strategi pertumbuhan cepat yang dijalankan Intiland lewat pengembangan proyek-proyek baru berjalan efektif. Pengembangan sejumlah proyek baru yang dilakukan sejak 2011 sudah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja usaha.

“Kami yakin arah pertumbuhan usaha Intiland sudah sesuai jalur dalam upaya menciptakan pola pertumbuhan usaha secara berkelanjutan dan jangka panjang,” ucap Archied.

Dari strategi pengembangan proyek, Intiland ke depan akan banyak membangun proyek-proyek yang masuk segmen pengembangan mixed-use dan high-rise serta berskala besar. Selama triwulan pertama tahun ini, Intiland meluncurkan dua proyek baru, yakni apartemen 1Park Avenue di Kebayoran, Jakarta Selatan dan Praxis di Surabaya.

Peluncuran kedua proyek ini mendapat sambutan sangat baik dari konsumen. Tercatat sudah lebih dari 70 persen dari total unit apartemen 1Park Avenue terjual. Unit apartemen yang menjadi tahapan awal pengembangan proyek Praxis juga sudah terjual lebih dari 50 persen, meskipun baru diluncurkan pada akhir April. kbc10

Bagikan artikel ini: