Waspadalah, hacker mulai 'ekspansi' ke pasar saham

Senin, 5 Agustus 2013 | 06:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Anda yang aktif di bursa saham dan menjadikan investasi ini sebagai jalan hidup rupanya harus mulai waspada. Pasalnya, hacker mulai menyerang bursa saham untuk menarik keuntungan.

Seperti dilansir The Verge (1/8/2013), fenomena tersebut mengemuka setelah bulan lalu ditangkap 5 pelaku penyerangan cyber terhadap bursa saham NASDAQ. Mereka diketahui membobol sistem keamanan NASDAQ sehingga bisa mengetahui pembicaraan internal apa saja yang terjadi di dalam.

Hebatnya, hacker yang ditangkap FBI ini diketahui bukan berasal dari Amerika Serikat, namun dari Eropa timur. Hacker dari kawasan ini selama ini diketahui sering menyerang berbagai sistem vital seperti perbankan. Mereka melakukan serangan DDoS sehingga membuat beberapa bank gagal melakukan transaksi elektronik selama beberapa saat.

"Anda sedang melihat tren serangan yang ditujukan untuk infrastruktur dasar," kata Matthew Prince, CEO CloudFlare.

Seakan bosan dengan bank, para hacker pun kini beralih ke ranah yang lebih menggiurkan, yaitu pasar saham. Salah satunya yang baru saja terjadi adalah para peretas membobol NASDAQ yang tiap harinya mencatat ribuan triliun keluar masuk uang modal dari seluruh dunia.

Sebuah studi dari World Federation of Exchanges (WFE) menyebutkan bahwa setidaknya sudah ada 53 persen peningkatan percobaan untuk membobol pasar saham dari seluruh dunia. Peningkatan ini terjadi dalam waktu kurang dari setahun. kbc10

Bagikan artikel ini: