Kadin: Pelaku usaha yakin Indonesia bisa atasi kondisi saat ini

Jum'at, 23 Agustus 2013 | 19:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan pelaku usaha menjadi salah satu pihak yang sangat terkena dampak gejolak keuangan khususnya terus melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS belakangan. Namun demikian, mereka sangat menyambut positif paket stimulus yang dikeluarkan pemerintah dan optimistis Indonesia dapat mengatasi gejolak di sektor keuangan saat ini.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto usai menghadiri rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta (23/8/2013).

Menurutnya, kondisi Indonesia pada saat ini jauh lebih baik dibandingkan ketika krisis ekonomi menimpa negeri ini pada 1998. Dia mencontohkan kondisi perbankan yang lebih kuat serta keuangan yang lebih sehat jika dibandingkan periode waktu itu.

Selanjutnya, tambahnya, Indonesia memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat besar.

Di sisi lain, lanjutnya, masih tersedia ruang untuk pertumbuhan dan perkembangan bisnis mengingat banyaknya peluang usaha yang masih tersedia. "Tiga alasan itu yang membuat saya optimistis bahwa Indonesia bisa mengatasi kondisi sekarang ini," katanya seperti dikutip darai bisnis.com, Jumat (23/8/2013)..

Hari ini Kadin hadir dalam rapat terbatas yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan masukan dan pandangan terkait rencana paket stimulus pemerintah.

Lebih lanjut, Suryo menilai paket-paket stimulus yang dikeluarkan pemerintah realistis untuk dilaksanakan. "Kami pengusaha siap mendukung. Karena kami punya kepentingan juga untuk menjaga stabilitas," ujarnya.

Suryo mengaku lega bahwa pemerintah cukup tanggap dalam merespons gejolak yang terjadi di sektor keuangan. Apalagi, tuturnya, selama ini ada kesan pemerintah kurang realistis dalam memberikan target pertumbuhan.

"Misalnya target pertumbuhan yang begitu tinggi dan sebagainya. Tapi kan dikoreksi oleh presiden. Itu menunjukkan bahwa pemerintah bukan tidak peka, bukan tidak realistis, tapi memberikan sedikit waktu untuk konsolidasi," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: