Pakde Karwo diangkat jadi warga kehormatan Madura

Rabu, 28 Agustus 2013 | 12:40 WIB ET
Soekarwo (tengah) bersama La Nyalla Mahmud Mattalitti (kanan) dan M. Rizal
Soekarwo (tengah) bersama La Nyalla Mahmud Mattalitti (kanan) dan M. Rizal

Warga Madura punya jiwa kewirausahaan yang kuat

SURABAYA, kabarbisnis.com: Gubernur Jawa Timur Soekarwo diangkat menjadi warga kehormatan blateran Madura. Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu dinilai banyak mendorong pengembangan Madura.

"Pengangkatan sebagai warga kehormatan terhadap Gubernur Jatim Soekarwo tidak asal-asalan, tetapi sudah melalui proses dan kesepakatan sesepuh warga Madura," ujar salah seorang tokoh Madura, H. Samuni, di sela acara Forum Komunikasi Blateran Madura di Surabaya, Selasa malam (27/8/2013). Acara tersebut dihadiri ribuan warga Madura.

Samuni mengatakan, warga Madura jangan sampai mau dipecah-belah dalam kaitannya dengan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Jatim. Menurut Samuni, pihaknya dan masyarakat akan mengikuti apa yang sudah diimbau oleh sesepuh.

"Inilah keistimewaan orang Madura. Kalau sesepuh sudah bilang "A" maka semua juga ikut "A". Semua tentu sudah tahu apa yang saya maksud," katanya.

Sebagai bentuk pengangkatan warga kehormatan, Gubernur Jatim Soekarwo yang didampingi Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla Mattalitti, menerima Odheng Madura, yang merupakan topi tradisional setempat. Adapun La Nyalla dinilai ikut mendorong pengembangan sosial-ekonomi bagi masyarakat Madura.

"Terima kasih kami sampaikan kepada segenap warga Madura, khususnya Forum Komunikasi Blateran Madura. Merupakan sebuah kebanggan bisa berada di sini dan menerima Odheng ini," kata Soekarwo.

Menurut dia, Madura merupakan salah satu aset paling berharga yang dimiliki bangsa Indonesia, khususnya Jawa Timur. Pihaknya berjanji akan lebih serius memperhartikan Madura dan mengembangkan kultur atau budayanya.

"Ini aspirasi blateran Madura. Hubungan emosional sejak 2007 sangat luar biasa dengan masyarakat Madura dan sangat membahagiakan," kata Pakde Karwo.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) M. Rizal. Rizal menilai, Madura memegang posisi penting dalam ekonomi Jatim. "Warga Madura, baik yang ada di Pulau Madura maupun di daerah-daerah lain, khususnya Surabaya, adalah penggerak ekonomi. Mereka dikenal memiliki spirit kewirausahaan yang kuat," ujar Rizal.

Dia mencontohkan, Kadin Jatim selama ini sering melakukan pelatihan dan pemberdayaan UMKM, dan banyak di antaranya adalah UMKM yang digerakkan orang-orang Madura. "Ke depan, Madura harus terus didorong agar semakin berkembang dan berdaya saing tinggi tanpa harus meninggalkan keagungan budayanya," ujar Rizal. kbc5

Bagikan artikel ini: