Sky Aviation siap terbangkan Sukhoi untuk rute Surabaya-Kupang

Rabu, 25 September 2013 | 11:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai Sky Aviation telah mendatangkan pesawat Sukhoi Superjet 100 keduanya ke Indonesia. Pesawat ini disiapkan untuk melayani rute penerbangan Surabaya - Denpasar - Labuanbajo - Denpasar - Kupang - Surabaya.

Sebelumnya, Sky Aviation sukses menggunakan pesawat Sukhoi pertamanya untuk rute penerbangan Batam-Natuna, Batam-Pontianak, Batam-Lampung dan Natuna-Pontianak.

Chairman Sky Aviation, Yusuf Ardhi mengatakan, segala persiapan telah dilakukan untuk menarik perhatian penumpang, termasuk salah satunya menempatkan foto komodo besar di badan pesawat berikut tulisan visit Komodo Island.

"Sebanyak 12 unit pesawat Sukhoi Superjet 100 secara bertahap akan hadir di Indonesia sampai tahun 2015. Kini telah terkirim dua pesawat," ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (24/9/2013).

Keunggulan pesawat tersebut, sambung Yusuf, yakni mampu mendarat di landasan seluas 1.700 meter dengan kapasitas penumpang 87 sampai 98 tempat duduk. Pesawat ini juga memiliki kapasitas daya angkut kargo 4 ton.

"Jarak antar bangku lapang, tempat penyimpanan bagasi atas sangat besar, suara mesin pesawat hampir tidak terdengar, jarak tempuh penerbangan sangat jauh dan konsumsi bahan bakar hemat," terang dia.

Menariknya, Yusuf bilang, Sky Aviation memberikan jaminan perlindungan asuransi "Sky Protection" senilai Rp 1,25 miliar yang berlaku sejak awal pembelian tiket online, melalui agen perjalanan. Program ini diklaim sebagai program asuransi perlindungan penerbangan pertama di Indonesia.

Sky Aviation saat ini mengoperasikan 12 pesawat dengan jenis Sukhoi Superjet 100 sebanyak dua unit, satu unit Boeing 737-300, satu unit Fokker100 VIP, pesawat Fokker 50 sebanyak 5 unit, Cessna Grand Caravan satu unit dan Cirrus sebanyak dua pesawat. Pesawat tersebut telah ditempatkan di beberapa base, seperti Jakarta, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Denpasar dan Kupang.

Sky Aviation memiliki izin penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal yg dikeluarkan oleh Departemen Perhubungan RI (Dephub). Sementara untuk izin rute Sukhoi kedua ini masih menunggu dikeluarkan dari Dephub. kbc10

Bagikan artikel ini: