Naikkan harga tiket akhir tahun, 6 maskapai disemprit

Senin, 23 Desember 2013 | 10:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Karena dinilai telah menaikan harga tiket secara drastis untuk penerbangan selama libur Natal dan tahun baru, sekitar 6 maskapai mendapat peringatan dari Kementerian Perhubungan.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Bambang Ervan mengatakan, keenamnya terbukti melanggar Keputusan Menteri yang mengatur batas atas dan batas bawah kenaikan tarif. “Setidaknya enam sampai tujuh maskapai sudah diberi peringatan. Ini berdasar pengawasan kami jauh-jauh hari dari bulan Oktober,” kata Bambang di Jakarta, akhir pekan lalu.

Sayangnya, dia enggan menyebutkan nama maskapai dan rute-rutenya. Bambang hanya menegaskan jika maskapai tersebut tidak otomatis kena sanksi. Sanksi baru diberikan apabila maskapai terus-menerus tak menggubris teguran pemerintah. “Sanksinya bisa berupa tidak diperbolehkan menambah frekuensi atau rute, bila masih bandel bisa dilarang beroperasi,” kata dia.

Ia menggaris bawahi penerapan tarif batas atas dan bawah hanya mengatur tiket ekonomi. “Selain ekonomi tidak ikut aturan ini,” kata dia.

Menurutnya, besaran tarif batas atas dan bawah berbeda tergantung rute. Itu semua diatur dalam Keputusan Menteri Nomor 26 Tahun 2010 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Berjadwal Dalam Negeri.

Sementara pengawasan atas angkutan darat baru dilakukan akhir tahun ini. “Karena kalau bus kan biasanya dekat-dekat hari pemesan tiketnya, kalau pesawat jauh-jauh hari sudah memesan,” kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: