Kadin minta swasta dibolehkan ikut kelola pelabuhan

Senin, 27 Januari 2014 | 17:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Beban biaya logistik di Tanah Air terus mengalami peningkatan. Dampaknya, daya saing Indonesia baik di pasar domestik maupun global kian lemah. Kondisi ini salah satunya diakibatkan terjadinya kemacetan baik di jalan raya maupun pelabuhan penyeberangan, sehingga menghambat arus distribusi barang.

Melihat kenyataan ini, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto (SBS) menilai, perusahaan negara pengelola penyeberangan bekerja kurang efisien untuk jangka waktu lama, sehingga menghambat ekonomi dan dunia usaha.

"Kadin di sini meminta agar pihak swasta diberi peluang membuat dan mengelola pelabuhan serta menjalankan usaha penyebrangan," kata dia saat Press Conference Kepemimpinan Ekonomi Baru 2014 di kantonya, Jakarta, Senin (27/1/2014).

Suryo menjelaskan, dengan memberikan pihak swasta untuk mengelola pelabuhan dapat memberikan aksi persaingan usaha yang sehat antara BUMN dan swasta. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen di masa mendatang.

Tidak hanya itu, Suryo juga mengungkapkan, pemerintah juga wajib memberikan perlakukan yang sama terhadap perusahaan negara dan perusahaan swasta dalam sektor tersebut, agar perusahaan negara dan swasta dapat bersaing dengan sehat.

"Lalu pembentukan badan Sea and Coast Guard juga diperlukan untuk mengakhiri tumpang tindih kewenangan di laut," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: