Gapeksindo harus tingkatkan kompetensi anggotanya

Rabu, 29 Juli 2009 | 09:19 WIB ET

JAKARTA - Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) perlu mengembangkan peran asosiasi terhadap anggota dan sekaligus sebagai mitra kerjanya.

Kepala Badan Pengembangan Konstruksi dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM), Sumaryanto Widayatin, menyatakan langkah tersebut penting guna tercapainya profesionalisme asosiasi jasa konstruksi dan badan usaha jasa konstruksi anggotanya.

“Harapannya, Gapeksindo bisa menjadi wadah pengembangan kompetensi badan usaha jasa konstruksi yang lebih akuntabel dan handal,” kata Sumaryanto saat mewakili dan membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Gapeksindo di Jakarta, seperti dilansir situs Dep PU, Rabu (29/7/09).

Dikatakan, anjloknya impor bahan baku dan barang modal sejak triwulan I/2009, sangat mengkhawatirkan karena dapat menekan investasi dalam negeri pada triwulan II tahun ini.

Namun adanya program stimulus fiskal bidang infrastruktur dapat membantu khususnya guna menahan laju penurunan investasi sehingga pertumbuhan ekonomi nasional terjaga.

”Besaran kontribusi sektor konstruksi harus kita upayakan agar berdampak positif bagi pertumbuhan perekonomian nasional,” ujar Sumaryanto.

Dia menambahkan, semakin besarnya permintaan jasa konstruksi tentu menyebabkan semakin ketatnya persaingan usaha khususnya pada proyek-proyek pemerintah. Oleh karena itu, memperkuat daya saing penyedia jasa merupakan kunci agar tetap eksis dalam persaingan tersebut. kbc3

Bagikan artikel ini: