Dorong produk UKM, Pemkot Surabaya gandeng tiga ritel modern

Kamis, 20 Maret 2014 | 18:44 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemkot Surabaya terus berupaya mendorong agar produk-produk yang dihasilkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) agar mampu bersaing di ritel modern.

Salah satunya adalah dengan menggandeng tiga pengelola toko modern yang mau menjadi tempat pemasaran produk UKM dan IKM Surabaya, yakni Carrefour, Alfamart, dan Sakinah.

"Langkah ini merupakan awal dari janji Wali Kota Surabaya untuk mengangkat kesejahteraan UKM dan IKM Surabaya," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Widodo Suryantoro dalam temu usaha UKM dan IKM dengan para pengelola toko modern yang digelar Pemkot Surabaya di Gedung Graha Widya Bhakti STIESIA Surabaya, Rabu (19/3/2014).

Diakuinya, temu usaha UKM-IKM merupakan tahap pertama dengan melibatkan 40 UKM dan IKM yang sudah siap bersaing di pasar modern. Adapun UKM dan IKM yang sudah menjadi binaan Pemkot sudah mengantong izin usaha, seperti SIUP, PIRT, Sertifikasi Halal dan lainnya.

Dalam kegiatan ini, UKM dan IKM diberi materi mengenai subtansi bisnis dari ketiga pengelola toko modern. Hal ini dilakukan agar mereka dapat pencerahan bagaimana bisa melakukan produksi dalam jumlah besar dalam kurun waktu yang ditentukan.

Selain itu, lanjut dia, agar mereka selalu mempertahankan kualitas produk dan bagaimana membuat kemasan produk yang menarik pembeli. Nantinya, mereka bisa mengetahui apa yang harus disiapkan sebelum produk mereka masuk toko modern.

"Walaupun, kita juga sudah pernah memberikan pelatihan dan sosialisasi tentang

peningkatan kualitas produk hingga kemasan. Namun, mereka kan selama ini belum mendengat langsung dari pengelola toko modern sendiri," katanya.

Melalui kegiatan ini, kata dia, pihaknya memberi kesempatan kepada mereka untuk mendengar informasi langsung dari pengelola toko modern.

Widodo mengakui selama ini memang belum ada produk UKM dan IKM yang masuk di toko modern, sebab mereka punya standar kualitas sendiri. "Melalui kegiatan inilah nantinya bisa mampu menjadi referensi UKM dan IKM supaya produk mereka bisa masuk. Serta mampu memenuhi kebutuhan yang ditargetkan pengelola toko modern," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: