Peningkatan pasar properti bakal kerek penjualan keramik 10% di 2014

Rabu, 2 April 2014 | 18:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Positifnya pasar properti di tahun ini diyakini akan mengerek penjualan produk keramik di Tanah Air sepanjang tahun ini di kisaran 10%.

"Total penjualan untuk industri keramik secara keseluruhan di Indonesia mencapai Rp 30 triliun pada 2013. Diperkirakan tahun 2014 dapat tumbuh mencapai Rp 34 triliun," ujar Ketua Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), Elisa Sinaga dalam konferensi pers Keramika 2014 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Menurut dia, kemampuan Indonesia menghasilkan produk-produk keramik telah diperhitungkan di level regional dan global. Hal ini dikarenakan dukungan ketersediaan sumber daya alam (energi) dan bahan baku.

Dalam hal teknologi keramik, Indonesia sudah menggunakan teknologi terbaru, sehingga memungkinkan menghasilkan produk keramik berkualitas tinggi dan desain yang kuat.

"Indonesia sudah menjadi salah satu dari delapan produsen top dunia di bidang keramik sejak 2013 dan salah satu dari 10 negara teratas dalam hal konsumsi keramik, " kata Elisa.

Atas dasar itu, pihaknya menggelar ajang pameran Keramika 2014 sebagai tolak ukur bagi para konsumen untuk membuktikan bahwa industri keramik di Indonesia terus berkembang.

Pada tahun ini, Keramika akan diselanggarakan bersamaan dengan pameran Mega Build yang dulunya dikenal dengan nama Renovation and Construction Expo, sebuah pameran terbesar bagi industri arsitektur, desain interior dan bahan bangunan Indonesia serta menjadi ajang berbagi informasi tren desain, solusi, bahan material, sistem dan teknologi terbaru.

Diadakan di Jakarta, Keramika diselenggarakan oleh ASAKI dan RPE untuk mempromosikan industri keramik lokal kepada pasar Indonesia dan regional yang dinamis. Keramika 2014 akan berlangsung pada 17-20 April 2014 di Jakarta Convention Centre. kbc10

Bagikan artikel ini: