Tarif 24 ruas tol akan naik pada 31 Agustus 2009

Kamis, 30 Juli 2009 | 19:35 WIB ET

JAKARTA - Tarif 24 ruas tol yang dikelola PT Jasa Marga maupun oleh operator lain akan mengalami penyesuaian tarif pada 31 Agustus 2009.

Sedangkan empat ruas tol yang kemungkinan belum akan dinaikkan adalah ruas tol Jakarta-Cikampek, tol Sedyatmo, tol SS Waru-Juanda, dan tol Makassar Seksi IV. Keempat ruas tol itu tarif tolnya baru naik April-September tahun 2008 lalu.

Pemerintah merencanakan hal tersebut dengan alasan penyesuaian tarif terakhir sudah berlaku selama dua tahun atau telah diberlakukan sejak 31 Agustus 2007.

”Sesuai UU, tarif tol setiap dua tahun dilakukan penyesuaian berdasarkan tingkat inflasi di daerah tersebut,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung di Jakarta, Kamis (30/7/09) seperti dilansir laman Depkominfo.

Sedangkan untuk ruas tol Merak–Tanggerang telah dilakukan rasionalisasi tarif melalui SK Menteri No.305 tentang Penetapan Penyesuaian Masa Konsesi dan Tarif Tol awal yang dilaksanakan 4 September 2008 sehingga tidak terkena penyesuaian tarif.

Menurut Nurdin, pihaknya telah memberikan surat pemberitahuan kepada PT Jasa Marga mengenai standar pelayanan minimal (SPM), yaitu mengenai kewajiban perusahaan itu untuk melakukan pelebaran jalan tol.

”Kami juga telah menyampaikan surat peringatan kepada seluruh badan usaha jalan tol mengenai banyaknya ruas jalan yang tidak rata, termasuk memperbaiki jalan yang berlubang, rambu dan marka lalu lintas, serta penerangan jalan,” katanya.

Mengenai jalan tol Suramadu, menurut dia, juga tidak terkena penyesuaian tarif, karena dalam 18 bulan pertama, penerimaan tarifnya langsung masuk kas negara.

”Khusus jalan tol Suramadu, PT Jasa Marga sebagai operator hanya mendapat dana kompensasi Rp600 juta/bulan yang dipergunakan untuk pemeliharaan dan gaji karyawan,” katanya. kbc3

Bagikan artikel ini: