Kemenhub berniat kerek tarif bongkar muat pelabuhan

Minggu, 1 Juni 2014 | 07:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Biaya logistik khususnya tarif bongkar muat barang di pelabuhan bakal kembali bertambah. Hal ini menyusul rencana pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk menaikkan biaya tagihan operator terminal (container handling charge/CHC) kepada perusahaan pelayaran. Rencananya, CHC akan naik sebesar US$10 dari US$83 menjadi US$93 dan akan selesai dalam waktu dekat.

"Kita masih kaji dalam waktu dekat, kalau tanya sampai kapan ya dalam waktu dekat. Besarannya US$83 ke US$93 berarti naik 10 dollar CHC," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Bobby R. Mamahit di Jakarta, Jumat (30/5/2014).

Dia beralasan, kenaikan tersebut karena besaran tarif tersebut tidak pernah naik dari tahun 2008. Padahal menurutnya, pada tahun 2005 CHC memcapai US$150 per boks sebelum kemudian diturukan pada 2008 menjadi US$83 per boks.

Rencana kenaikan CHC akan disertai dengan peningkatan pelayanan di pelabuhan. Menurut Boby, dengan peningkatan pelayan pelabuhan, tidak membuat biaya distribusi semakin mahal.

"Kita mau naek lagi, kalau ada kenaekan kan harus ada kenaikan pelayanan, kalo gak ada pelayanan kan jadi mahal distribusinya," ujar Bobby.

Selain CHC, Kemenhub juga berencana menaikan biaya tambahan (surcharge) dari US$12 menjadi US$17. "Sejak 2008, surcharge 12 dollar AS, naik jadi 17 dollar AS," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: