Mesin baru beroperasi, Trias Sentosa incar penjualan tumbuh dua digit

Selasa, 17 Juni 2014 | 21:50 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Perusahaan kemasan fleksibel PT Trias Sentosa Tbk membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,033 triliun sepanjang tahun 2013. Jumlah ini naik 4,3% dibanding penjualan pada tahun 2012 yang sebesar Rp1,949 triliun. Angka ini dinilai cukup positif, di tengah ketatnya persaingan di pasar global, selain kecenderungan terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Direktur Utama Trias Sentosa, Sugeng Kurniawan mengatakan, sejatinya banyak hal yang memengaruhi kinerja perseroan di tahun lalu. Selain kondisi pasar yang memang tidak seimbang antara pasokan dan permintaan, dimana volume pasokan produk kemasan film fleksibel di pasar global jauh lebih besar dibanding kebutuhan, di dalam negeri sendiri, sektor industri harus dihadapkan pada melonjaknya biaya produksi akibat kenaikan tarif listrik maupun kenaikan upah buruh.

"Namun kita bersyukur bisa membukukan kinerja positif. Ini tidak lepas dari gencarnya perseroan mencari pasar baru, selain juga mulai melirik produk-produk yang bernilai jual tinggi," kata Sugeng kepada wartawan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Surabaya, Selasa (17/6/2014).

Banyaknya kendala di pasar tersebut, lanjut Sugeng, berdampak pada berkurangnya laba tahun berjalan perseroan pada 2013 menjadi Rp 32,9 miliar dari capaian laba tahun 2012 sebesar Rp 61,4 miliar.

"Namun demikian dalam RUPST ini perseroan menyepakati untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 14,04 miliar atau senilai Rp 5 per lembar saham," tandasnya.

Untuk tahun 2014, Sugeng menargetkan penjualan perseroan bisa tumbuh dua digit. Keyakinan ini menyusul telah beroperasinya mesin baru untuk produksi BOPP di akhir tahun 2013 lalu sebesar 52.000 ton per tahun. Dengan tambahan mesin baru ini, kapasitas produksi perseroan saat ini menjadi 87.000 ton per tahun.

"Jika melihat capaian penjualan di kuartal I tahun ini, kita cukup optimistis karena sesuai dengan target yang ditetapkan," pungkas Sugeng. kbc7

Bagikan artikel ini: