Meski naik, konsumsi susu masih menyedihkan

Senin, 17 Agustus 2009 | 20:55 WIB ET

JAKARTA - Tingkat konsumsi susu penduduk Indonesia grafiknya mulai bergerak naik sejak setahun terakhir, dari 7 liter per kapita per tahun kini sudah meningkat menjadi 9 liter per kapita per tahun. Meski demikian, konsumsi susu Indonesia masih menyedihkan dibandingkan negara lain.

Vietnam, misalnya, tingkat konsumsi susunya mencapai 10,7 liter per kapita per tahun, Filipina sudah 11,3 liter, Malaysia 25,4 liter, Singapura 32 liter.

.

"Kebutuhan susu ini sangat minimal apalagi setelah krisis ekonomi. Padahal dengan tingkat konsumsi normal saja, Indonesia sudah termasuk yang terendah menurut data Organisasi Pangan Dunia (FAO)," ucap Managing Director GarudaFood Group Hartono Atmadja di sela peluncuran produk susu 'Clevo' di Lapangan Banteng Jakarta, Senin (17/8/09).

Bahkan, lanjut Hartono, saat krisis para orang tua di Indonesia semakin sulit memberikan asupan susu. Ini ditengarai akibat naiknya harga barang-barang kebutuhan pokok lain, selain susu impor.

Clevo diproduksi atas kerja sama GarudaFood dan Koperasi Susu Sekar Tanjung, Pasuruan, Jawa Timur, dikemas dengan varian rasa coklat dan stroberi.

GarudaFood mematok target penjualan sekitar lima juta liter per tahun. Target sasaran adalah anak-anak berusia 6-11 tahun.

kbc10

Bagikan artikel ini: