Terimbas politik, jualan produk IT anjlok sampai 20%

Rabu, 22 Oktober 2014 | 19:04 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Gegap gempita konstelasi politik tahun ini membawa dampak buruk pada produsen IT. Penjualan mereka drop hingga 20% selama beberapa bulan ketika situasi politik sedang memanas.

"Tidak bisa dipungkiri tahun politik kali ini memukul sektor IT karena penjualan kami sempat stagnan bahkan anjlok antara 10%-20%. Itu terjadi sekitar 6 bulan lalu, namun saat ini kondisi berangsur membaik setelah pemerintahan baru terpilih," ujar Consumer Segment Lead, Lenovo Indonesia, Adrian Lesmono, di sela pengenalan jajaran Tablet baru Lenovo di Surabaya, Rabu (22/10/2014).

Ia mengatakan, kini permintaan produk IT sudah kembali meningkat dan Lenovo siap menangkap potensi market di Indonesia dengan gencar menggelontorkan produk-produk baru salah satunya di jajaran tablet.

Lenovo sendiri saat ini fokus menggarap semua segmen produk tablet mulai menengah ke bawah hingga segmen atas. Untuk segmen bawah, produsen IT asal Tiongkok tersebut meluncurkan jajaran produk di seri-A yang terdiri dari tablet 7 inci dan 8 inci masing-masing tipe A7-30, A7-50 dan A8.

"Produk baru ini dipasarkan mulai Rp 1, 499 juta yang merupakan harga termurah untuk tablet dari multi national brand. Produk-produk dengan harga dibawah Rp 2 juta memang masih menjadi primadona di Indonesia karenanya kami fokus bermain di pasar ini," katanya.

Lenovo sendiri mempunyai jajaran produk tablet yang lengkap mulai seri A untuk segmen menegah bawah, seri-S untuk segmen menegah dan seri Yoga untuk segmen atas. Lenovo di Indonesia saat ini menguasai sekitar 5%-6% market share produk tablet. kbc8

Bagikan artikel ini: