Agung Podomoro rambah apartemen menengah bawah

Kamis, 23 Oktober 2014 | 07:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kecenderungan melambatnya pasar properti di Tanah Air menuntut kalangan pengembang untuk pandai-pandai membidik segmen pasar yang sekiranya masih memiliki potensi besar.

Seperti yang dilakukan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang berencana membangun apartemen untuk segmen menengah bawah di tahun depan. Untuk mewujudkan ekspansi ini, perseroan menyisihkan dana sekitar Rp 2,7 triliun dengan 6 tower.

"Perkiraan kasar per tower, untuk kelas menengah bawah Rp 400 miliar untuk konstruksinya," ungkap Wibisono, Investor Relation APLN, Rabu, (22/10/2014).

Nantinya, lanjut dia, apartemen tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 9,5 hektar. Adapun, lahannya berlokasi di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur.

Untuk akuisisi lahannya, APLN mengeluarkan Rp 305 miliar. Ini merupakan bagian dari akuisisi 85% PT Graha Cipta Kharisma (GCK) pada Agustus lalu. Nah, lahan yang akan dibangun apartemen ini adalah milik GCK.

Wibisono seperti dikutip dari Kontan menyebut, APLN mengembangkan apartemen di Klender karena tak ada pesaing di daerah tersebut. Kemudian, infrastruktur di sekitar lahan itu pun sudah cukup bagus karena dekat dengan shelter TransJakarta dan stasiun kereta api.

Untuk sumber pendanaan akuisisi lahan, APLN telah memperolehnya dari penerbitan obligasi Rp 750 miliar pada Mei lalu. Sedangkan untuk pembangunan apartemen, APLN berharap pada dana raihan marketing sales. Jika tak mencukupi, barulah emiten ini akan mencari pendanaan eksternal. Pada semester pertama, kas dan setara kas APLN tercatat Rp 3,99 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: