Jokowi tetapkan 4 tokoh ini pahlawan nasional, mertua SBY dicoret

Senin, 10 November 2014 | 08:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan gelar pahlawan nasional bagi empat tokoh berjasa besar bagi bangsa dan negara, pada Jumat (7/11/2014) lalu.

Empat tokoh yang dinyatakan pahlawan nasional tersebut adalah pertama Letjen Purn Djamin Gintings, pejuang melawan penjajahan Belanda di Tanah Karo; tokoh kedua adalah Sukarni Kartodiwirjo, pemimpin pemuda yang amankan Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok. Ketiga, KH Abdul Wahab Chadbullah, ulama moderat, pendiri surat kabar "Soeara Nahdlatul Oelama", pelopor gerakan kebebasan berpikir; dan keempat Mayjen TKR Purn HR Mohamad Mangoendiprojo, pendiri Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Sejatinya ada beberapa tokoh yang dipromosikan bakal mendapat gelar pahlawan nasional, salah satunya almarhum Sarwo Edhie Wibowo. Namun mertua mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut akhirnya tercoret.

Keputusan ini menyusul aksi yang dilakukan Soe Tjen Marching, anak korban tapol '65 melalui petisi “Don’t make Sarwo Edhie a Hero”. Dia berhasil menggalang dukungan melalui agar Sarwo Edhie Wibowo batal masuk daftar baru pahlawan nasional tahun ini.

Sejarah kelam pada periode 1965-1966 menyisakan jutaan orang yang dianggap komunis atau dekat dengan komunis dibunuh, dipenjara dan disiksa tanpa pengadilan. Perkiraan korban yang tewas dari 500.000 hingga 2 juta jiwa. Sampai sekarang, keluarga dan keturunannya masih hidup dalam teror dan ketakutan. kbc10

Bagikan artikel ini: