Disandari kapal pesiar, Tanjung Perak disulap jadi etalase pariwisata Jatim

Sabtu, 29 November 2014 | 18:36 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Tidak seperti biasanya, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantaradi Pelabuhan Tanjung Perak terlihat cukup ramai. Terminal yang telah menggunakan fasilitas garbarata sebagai fasilitas untuk naik dan turun penumpang ini disulap menjadi etalase kebudayaan Jawa Timur untuk menyambut 462 wisatawan dan 231 kru kapal pesiar MV Seabourn Odissey yang bersandar di Pelabuhan terbesar di Indonesia Timur ini.

Setelah seluruh penumpang dan kru kapal pesiar berbendera Bahamas tersebut disambut dengan pagelaran Tari Reog, mereka dapat menonton pameran kebudayaan Jatim di lantai 3 Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara yang dikemas dengan tema "Wonderful East Java".

Tema Wonderful East Java dimanifestasikan dalam beberapa mini etalase yang menampilkan kesenian dan kebudayaan Jawa Timur. Etalase itu terdiri dari Wonderful Batik, Wonderful Topeng, Wonderful Wayang, Wonderful Kuda Lumping, Wonderful Gamelan, dan diberikan hiburan live music berupa musik keroncong, musik gamelan, dan musik country.

"Para turis dapat terlibat langsung di dalam kesenian-kesenian tersebut. Mereka dapat ikut membuat topeng, membatik, mencoba musik gamelan, bermanin kuda lumping dan wayang, juga beberapa kesenian-kesenian lain," jelas Kepala Humas PT Pelindo IIi, Edi Priyanto, Surabaya, Sabtu (29/11/2014).

Edi mengatakan, penyambutan kedatangan kapal pesiar MV Seabourn Odissey memang berbeda dari biasanya. Penyambutan yang terbilang spesial itu sebagai bentuk penghormatan bagi para penumpang kapal MV Seabourn Odissey sebagai kapal pesiar pertama yang menggunakan fasilitas garbarata di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara.

"Berbagai fasilitas modern di terminal penumpang ini bukan hanya untuk para turis asing yang menggunakan kapal pesiar, tapi para penumpang kapal antarpulau (domestik) juga dapat memanfaatkannya," tambahnya.

Setiap tahun Kementrian Pariwisata melakukan promosi wisata yang ada di Indonesia kepada para operator kapal pesiar asing dengan harapan mereka mau datang ke Indonesia.

"Kegiatan ini akan kami dokumentasikan dengan baik dan akan kami gunakan untuk materi kegiatan promosi wisata kepada operator kapal pesiar," jelasnya.

Setiap tahun tren kunjungan kapal pesiar semakin meningkat. Di wilayah kerja PT Pelindo III sendiri catatan menunjukkan kunjungan kapal pesiar di tahun 2010 sebanyak 57 unit, tahun 2011 sebanyak 76 unit, tahun 2012 sebanyak 92 unit, tahun 2013 sebanyak 113 unit. Khusus tahun 2014, Pelindo III mencatat 109 kunjungan kapal pesiar hingga bulan September 2014.

Data kunjungan ini senada dengan yang disampaikan oleh Direktur Promosi Konvensi, Insentif, Even dan Minat Khusus Kementrian Pariwisata Rizki Handayani. "Pelindo III merupakan yang teraktif dalam melayani wisata kapal pesiar. Kami sebagai pemerintah (Kementrian Pariwisata) merasa sangat dimudahkan dalam berkoordinasi terkait pengembangan wisata cruise di Indonesia," ujarnya saat ditanya wartawan di sela acara penyambutan.

Edi mengungkapkan, apa yang dilakukan oleh Pelindo III di Pelabuhan Tanjung Perak tersebut dapat dijadikan contoh dan acuan bagi pelabuhan-pelabuhan lain yang selama ini melayani kapal pesiar. Karena dapat berfungsi sebagai sarana promosi langsung yang menimbulkan rasa ingin tahu dan apresiasi atas karya budaya yang ada di Indonesia.

Selama sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, sebagian turis ada yang turun dari kapal pesiar untuk mengunjungi dua tujuan wisata yang berbeda, rombongan pertama menuju ke Trowulan, mengunjungi museum, segaran, candi bajang ratu dan makan siang di Sativa Restaurant. Sedangkan rombongan lainnya mengunjungi Sampoerna House, Marine Monument, Kayoon Flower market and Joko Dolog statue.MV Seabourn Odissey merupakan kapal berbendera Bahamas yang berangkat dari Singapura dengan tujuan akhir Bali selama 12 hari dengan menyinggahi beberapa pelabuhan.

Sejak berlabuh dari Singapura pada 23 November 2014 lalu, kapal berbobot hingga 32.477 Gross Tonnage dengan panjang 198 meter ini sudah sandar di Tanjung Priok dan Tanjung Emas. Usai lepas jangkar dari Tanjung Perak akan lanjut berpesiar ke Probolinggo (30/11), Celukan Bawang (1/12), Pulau Komodo (2/12), lalu ke Benoa Bali (3-4/12).Turut hadir dalam kegiatan penyambutan kedatangan MV Seabourn Odissey dan agenda Wonderful East Java yaitu Dirut PT Pelindo III Djarwo Surjanto, GM PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak Eko Harijadi Budijanto, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Surabaya Wiwik Widayati.kbc6

Bagikan artikel ini: