Dana zakat lewat Baznas ditargetkan capai Rp4,2 triliun

Selasa, 20 Januari 2015 | 08:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan tahun ini bisa menghimpun dana zakat nasional sebanyak Rp 4,2 triliun, meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp 3,2 triliun.

Meski meningkat, sebenarnya angka tersebut masih kecil dibanding potensi zakat Indonesia yang bisa mencapai  Rp 217 triliun tiap tahun berdasarkan riset Baznas bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Islamic Development Bank (IDB).

"Untuk menggali potensi zakat di Indonesia, kita akan bergandeng tangan dengan berbagai pihak. Pada 2014, Baznas pusat menerima penyaluran zakat sebesar Rp 83 miliar. Selebihnya berasal dari daerah. Hal ini jelas menunjukkan potensi yang sangat besar bila pembayaran zakat terus digaungkan,"kata Ketua Umum Baznas Prof Didin Hafidhuddin.

Tahun ini, Baznas ingin mengusung semangat baru untuk lebih mendekatkan diri kepada muzaki, mustahik, dan masyarakat. Saat ini, Baznas juga menunggu hasil dari proses pemilihan pengurus periode 2015 hingga 2019. Ada sebelas anggota Baznas yang baru menggantikan  pengurus periode sebelumnya.

Seperti diketahui, Baznas merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No 8/2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Lahirnya UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran Baznas  sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. kbc3

Bagikan artikel ini: