Perusahaan tambang milik Sandi Uno siap lepas 20 persen saham ke publik

Kamis, 12 Februari 2015 | 01:05 WIB ET

JAKARTA, kabarbisis.com: Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal kedatangan perusahaan di sektor pertambangan untuk melaksanakan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offring/IPO) saham pada tahun ini.

Adapun perusahaan tersebut merupakan Grup Saratoga, yaitu PT Merdeka Cooper Gold. Merdeka, bakal menjadi emiten pertama pertambangan yang menggunakan peraturan baru mengenai pertambangan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen mengatakan, perseroan telah menggelar mini expose dan menggunakan buku keuangan periode Oktober 2015 sebagai salah satu syarat pengajuan IPO. Perseroan yang notabene milik pengusaha Sandiaga Uno, tercatat saat ini memiliki nilai ekuitas atau kekayaan bersihnya sebesar Rp 1 triliun.

"Saham yang dilepas sekitar 20 persen. Dananya nanti hasil IPO, direncanakan untuk kegiatan operasionalnya," kata Hoesen di Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Adapun penjamin pelaksanaan emisi atau underwriter dalam perhelatan IPO, perseroan telah menjunjuk PT Indopremier Securities.

Untuk diketahui, Peraturan Nomor I-A.1. tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara yang resmi diberlakukan pada tanggal 1 November 2014 lalu.

Dalam paraturan itu disebutkan, calon perusahaan tercatat harus memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi atau Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi dan dapat dalam kondisi telah menjalankan tahapan penjualan, telah melaksanakan tahapan produksi namun belum sampai penjualan, belum memulai tahapan operasi produksi. kbc10

Bagikan artikel ini: