Didukung CSR BUMN dan swasta, Banyuwangi luncurkan Festival Bedah Rumah

Rabu, 18 Februari 2015 | 18:45 WIB ET

BANYUWANGI, kabarbisnis.com: Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Bedah Rumah yang diluncurkan, Rabu (18/2), dari Lingkungan Gareng, Kelurahan Sobo, kabupaten setempat. Peluncuran ditandai dengan peletakan batu bata oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Festival Bedah Rumah ini masuk dalam agenda Banyuwangi Festival 2015, sebuah ajang tahunan untuk mempromosikan berbagai potensi kabupaten di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

"Program bedah rumah sudah ada di tahun lalu dan sebelumnya. Tahun inikami festivalkan dan masuk agenda Banyuwangi Festival 2015. Ini kami festivalkan karena festival identik dengan rasa senang. Kami ingin mengerjakan ini bersama-sama dengan rasa senang sekaligus untuk meningkatkan solidaritas bersama," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Festival Bedah Rumah ini bersinergi dengan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari swasta dan BUMN. Festival ini dikhususkan untuk memperbaiki rumah tak layak huni yang tak bisa dibiayai oleh APBD karena berada di lahan yang tak dimiliki sendiri oleh sang penghuni rumah alias sewa. 

Spesifikasi rumah pugaran dalam Festival Bedah Rumah ini adalah fondasinya terbuat dari rollag bata, dindingnya terbuat dari kalsibord, sehingga memungkinkan rumah tersebut dibongkar pasang. Sementara lantainya semen dan atapnya berbahan asbes.

Bupati Anas mengatakan, festival ini merupakan cara baru Pemkab Banyuwangi membantu mengentaskan kemiskinan warga, khususnya mereka yang tinggal di lahan bukan milik sendiri.

"Kami juga ingin menggerakkan partisipasi semua pihak. Festival ini menjadi gerakan sosial yang ke depan bisa menjadi contoh dalam penyelesaian problem-problem publik, terutama yang tak bisa dijangkau APBD mengingat kapasitas fiskal pemerintah tentu terbatas," tutur Anas.

Saat ini, yang telah masuk daftar antre untuk bedah rumah ada 245 rumah. Rumah ini akan dipugar dengan dana berkisar Rp 10 juta per rumah.Sejumlah pihak sudah menggelontorkan bantuan. Di antaranya PT Pertamina (Persero) yang memperbaiki 50 rumah, Asosiasi Perumahan dan Permukiman Indonesia (Apersi) Banyuwangi sebanyak 5 rumah, kepala Satpol PP se-Jatim 5 rumah, dan sejumlah perusahaan swasta lainnya.

"Pemkab Banyuwangi membuka kesempatan bagi masyarakat umum dan korporasi yang ingin menyalurkan dananya untuk berpartisipasi dalam program ini. Siapa pun yang menyumbang, perusahaan atau masyarakat akan kami tampilkan secara detail di subdomain bedah rumah di situs resmi pemkab. Di sana juga akan kami tampilkan progress pembangunan rumah warga, sehingga semua transparan dan akuntabel," kata Anas. Kbc3

Bagikan artikel ini: