Toyota dan Suzuki siap tambah investasi di Indonesia

Jum'at, 27 Maret 2015 | 10:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dua raksasa otomotif Jepang, Toyota dan Suzuki sepakat menambah investasinya di Indonesia untuk memperkuat produksi mobil untuk pasar global.

Komitmen itu disampaikan saat Presiden Jokowi mengunjungi Toyota di Jepang. Perusahaan tersebut menyatakan komitmen investasi baru senilai Rp 20 triliun atau sekitar 1,6 miliar dolar AS.

"Komitmen tersebut untuk perluasan industri, sehingga ekspor mereka dapat ditingkatkan 3 kali lipat dari 200 ribu menjadi 600 ribu. Selain itu, peningkatan kapasitas produksi sektor otomotif secara otomatis mendatangkan industri komponennya, " kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, Kamis (26/3/2015).

Menurutnya, selain Toyota, Suzuki juga menyampaikan komitmen perluasan investasi senilai 1 miliar dolar AS dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi. Menurut Franky, Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Presiden Jepang menekankan pada perluasan investasi dan peningkatan ekspor.

"Sementara itu, pemerintah akan memperhatikan apa yang menjadi kendala investor, antara lain, penanganan di pelabuhan serta kelancaran jalur pengiriman pelabuhan-pabrik," tambah Franky.

Lebih lanjut, Franky menegaskan, BKPM tetap berkomitmen untuk melindungi industri komponen nasional. Perlindungan tersebut ditunjukkan dengan mendorong masuknya industri komponen asing, yang diperkirakan mengikuti peningkatan investasi otomotif, ke arah komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri atau menggunakan teknologi baru.

"BKPM akan berkoordinasi dengan Kemenperin dan asosiasi industri komponen nasional untuk menentukan jenis komponen yang boleh dimasuki asing atau tidak", tegas Franky. kbc10

Bagikan artikel ini: