Pakde Karwo apresiasi sikap kritis pers Jatim

Jum'at, 27 Maret 2015 | 10:58 WIB ET
Suasana perayaan Hari Pers Nasional tingkat Jatim (istimewa)
Suasana perayaan Hari Pers Nasional tingkat Jatim (istimewa)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemerintah Provinsi Jawa Timur memuji sikap kritis pers yang bisa menjadi pengawas dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada malam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2015 di gedung negara Grahadi, Surabaya, Kamis (26/3) malam.

"Saya salut kekritisannya, harga beras naik sedikit saja wartawan sampai bertanya soal jalur distribusi yang sangat detil. Ini konstruktif dan bagus. Baca koran pagi di Jatim dan media sosialnya luar biasa konstruktif, khas media Jatim, kalau media di Jakarta ganas. Pers Jatim jangan larut dalam globalisasi, tunjukkan khasnya, seperti janggut kasar tapi ngangenin," ujarnya.

Sementara itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengapresiasi peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2015 yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi. "Kalau ada penghargaan penyelenggaran PWI mana yang terbaik, tidak ragu lagi saya pilih PWI Provinsi Jatim," tutur Ketua PWI Pusat Margiono.

Menurut dia, PWI Jatim yang menggelar kegiatan rutin setiap tahunnya dinilai sebagai pembuktian bahwa pers sebagai salah satu dari empat pilar demokrasi dan bisa berbuat untuk masyarakat dan bangsa.

Ketua PWI Provinsi Jatim, Akhmad Munir, menyampaikan berbagai kegiatan peringatan HPN tahun ini sangat beragam, mulai bernuansa religius, bakti sosial, olahraga, seminar hingga hiburan.

"Kegiatan ini merupakan aksi nyata dari pengurus PWI Jatim untuk ikut andil memberikan kontribusi positif kepada stakeholder lainnya, khususnya kepada pemprov Jatim," tukasnya.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah penghargaan berupa "PWI Jatim Award 2015" diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai peduli terhadap kemajuan bangsa Indonesia, terutama kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar sebagai tokoh nasional.

"Anang Iskandar terbukti berhasil membongkar penuelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 840 kilogram di Jakarta," kata Munir.

Penghargaan lainnya kepada Lembaga Nasional Mahkamah Agung di bawah kepemimpinan Muhammad Hatta Ali, tokoh pengusaha nasional kepada Pendiri 'Kapal Api'. Soedomo Mergonoto, dan korporasi nasional PT Marga Harjaya Insfrastruktur.

Kemudian, penghargaan "Special Award" diberikan kepada Gubernur Jatim Soekarwo dan Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto. kbc10

Bagikan artikel ini: