Rumah Sakit Siloam bakal terbitkan saham baru 10%

Senin, 13 April 2015 | 09:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan bidang rumah sakit PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) akan menerbitkan saham baru (righs issue) melalui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) sebanyak 10 persen saham. Jumlah yang diterbtikan setara dengan 115,61 juta saham.

Manajemen Siloam dalam keterbukaan informasinya menyebutkan, dana penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk memperkuat permodalan perseroan. Aksi korporasi ini segera dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 19 Mei 2015.

"Penentuan harga saham baru yang akan dikeluarkan akan mengacu pada peraturan BEI, yaitu sekurang-kurangnya sama dengan harga rata-rata saham perseroan dalam 25 hari bursa sebelum pemangilan RUPSLB pada 10 April 2015," tulis manajemen melalui prospektus singkat.

Penambahan modal ini akan mengakibatkan diusi persentase kepemilikan saham setiap pemegang saham maksimal 9,09 persen. "Dilusi saham tersebut relatif kecil. Sedangkan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan saham baru tidak berubah," demikian pernyataan manajemen.

PT Megapratama Karya Persada bertindak selaku pengendali Siloam Hospitals dengan kepemilikan 60,46 persen saham. Sisanya, dimiliki masyarakat sekitar 39,54 persen. Namun usai rights issue, kepemilikan saham Megapratama akan terdilusi menjadi 54,97 persen dan masyarakat menjadi 35,94 persen. Sedangkan ekuitas perseroan diperkirakan meningkat menjadi Rp 127,17 miliar. kbc2

Bagikan artikel ini: