Duh! 120 Juta penduduk belum tersentuh perbankan

Rabu, 29 April 2015 | 18:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Masih minimnya masyarakat Indonesia yang belum mendapat akses layanan keuangan khususnya perbankan, membuat pemerintah dan regulator terus mendorong agar akses keuangan dapat menyentuh seluruh jaringan masyarakat luas, terlebih pada masyarakat yang tinggal dipelosok-pelosok daerah.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat, bahwa ada sekitar 120 juta penduduk atau hampir setengah dari total jumlah penduduk di Indonesia, yang belum mendapatkan akses layanan keuangan perbankan. Hal ini, lebih disebabkan karena sulitnya fasilitas atau infrastruktur yang ada saat ini, sehingga masyarakat di pelosok pun sulit mendapatkan akses layanan keuangan.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Hery Gunardi menilai, akses layanan keuangan terhadap masyarakat sangatlah penting. Dimana hal tersebut juga merupakan rangkaian dalam meningkatkan financial inclusion di tengah-tengah masyarakat. Dengan meningkatkan financial inclusion, akan berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia kedepannya.

“Ada sekitar 120 juta penduduk Indonesia yang belum mendapatkan akses layanan perbankan,” ujar Hery di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (27/4/2015).

Dengan kondisi itu, Bank Mandiri melakukan kerjasama dengan tiga perusahaan operator telekomunikasi Indonesi yakni PT Telekomunikasi Selular, PT Indosat, dan PT XL Axiata untuk meluncurkan produk rekening hape guna memperkuat keuangan yang inklusif dan memperluas akses layanan keuangan pada masyarakat.

“Dengan kerjasama ini, kami berharap cita-cita Indonesia untuk memberikan akses keuangan kepada seluruh masyarakat dapat tercapai. Ini juga sejalan dengan program yang dicanangkan oleh regulator dalam layanan non tunai,” tutup Hery. kbc10

Bagikan artikel ini: