Incar pebisnis dan MICE, Accor siap buka Mercure di superblok Praxis

Senin, 25 Mei 2015 | 18:43 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, potensi pasar perhotelan di Surabaya diyakini masih sangat terbuka. Hal ini mendasari pengembang properti PT Intiland Development Tbk untuk membangun superblok Praxis di pusat kota Surabaya, yang di dalamnya juga dibangun fasilitas hotel berbintang.

Untuk ekspansi ini, Intiland menggandeng operator hotel internasional  terbesar di Asia Pasifik dan Indonesia, grup Accor untuk mengoperasikan hotel setinggi 19 lantai yang akan dinamai hotel Mercure Praxis Surabaya.

Penandatanganan kerjasama keduanya dilakukan Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland, Sinarto Dharmawan dan Chief Operating Officer Accor Asia Pacific, Gerard Guillouet, pada Senin (25/5/2015) di gedung Intiland Tower Surabaya. 

Sinarto Dharmawan mengatakan, kerjasama dengan Grup Accor merupakan kerjasama  yang mutual bagi kedua belah pihak. Sebagai pusat bisnis baru di Surabaya, Praxis membutuhkan mitra kerjasama berskala internasional untuk mengakomodasi kebutuhan para pebisnis dari dalam maupun luar negeri.  

"Ketersediaan fasilitas hotel berbintang di Praxis sangat dibutuhkan dan gaya hidup modern para pebisnis. Mereka  tentunya menginginkan  beragam aktivitas bisnisnya dapat  dilakukan di satu lokasi, seperti melakukan  meeting,  bertemu mitra, atau melakukan jamuan makan malam, sehingga efisien. Keberadaan Mercure Praxis Surabaya ini nantinya juga mampu memenuhi kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Surabaya," kata Sinarto di sela penandatanganan kerjasama.

Seperti diketahui, Praxis merupakan salah satu pengembangan superblok terbaru Intiland di pusat bisnis Surabaya. Menempati area seluas 1,1 hektare, Praxis  terdiri  dari ruang perkantoran, kondominium, ritel, sinema, dan hall, dengan total luas bangunan mencapai 103. 390 meter persegi.  

Saat ini, superblok yang dibangun dengan investasi sebesar Rp 1 triliun tersebut masih dalam tahap pembangunan. Sinarto menargetkan, keseluruhan pembangunan akan selesai sekitar awal 2017, dan diperkirakan mulai beroperasi pertengahan 2017.

Dia menilai, masyarakat  urban dan kalangan pebisnis di Surabaya membutuhkan  tersedianya  kawasan  terpadu  yang memudahkan  mereka  melakukan  beragam aktivitas  secara efisien di  satu  kawasan. Kehadiran fasilitas hotel di superblok Praxis diharapkan menjadi jawaban terhadap kebtuhan tersebut karena memiliki konsep pengembangan yang tepat. 

"Sebagai produk yang bagus dengan lokasi strategis pula, kita juga tentu memilih mitra yang sudah memiliki nama besar dengan layanan yang bisa diandalkan. Dengan brand Mercure, tentu calon tamu yang akan menginap sudah percaya layanan hotel ini. Alasan ini yang mendasari kita memilih grup Accor," ujar Sinarto.

Sementara Chief Operating Officer, Accor untuk Malaysia-Indonesia-Singapura, Gerard Guillouet berpendapat, dengan hadirnya Mercure Praxis Surabaya, akan memberian tambahan pilihan yang menarik bagi customer ketika melakukan bisnis, perjalanan wisata atau pertemuan (meetings, incentives, conferences, and exhibitions/MICE) di Surabaya.

“Dengan lokasi strategis di pusat kota Surabaya di  tengah pusat  bisnis, kuliner, hiburan dan gerai perbelanjaan utama di kota metropolis di Jawa Timur, Mercure Praxis Surabaya akan menghadirkan nuansa modern yang unik  dengan sentuhan lokal khas brand Mercure," katanya.

Hotel Mercure Praxis Surabaya memiliki ketinggian19 lantai yang terdiri dari 288 kamar dengan luasan mulai dari 26 meter. Selain menyediakan beragam tipe kamar, Mercure  Praxis  Surabaya juga memberikan fasilitas lain seperti ruang rapat, kolam renang, gymnasium dan restoran. 

Ditambahkan Gerard, saat ini grup Accor telah mengoperasikan 7 hotel dengan berbagai brand di Surabaya. Sementara brand Mercure sendiri masih ada satu di Surabaya, yakni Mercure Grand Mirama. Sedang di Indonesia, brand Mercure sudah ada 17 hotel, dan sekitar 700 di Asia. kbc7

Bagikan artikel ini: