BIN butuh serbu personil baru, berminat?

Jum'at, 3 Juli 2015 | 12:38 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Intelijen Negara (BIN) berencana merekrut sebanyak 1.000 personil pada tahun ini, guna menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 269 kabupaten/kota pada 2015. 

Calon Kepala BIN yang telah direstui DPR Sutiyoso mengatakan, lingkup kerja BIN sangat luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Namun, jumlah personel yang mencapai 1.975 orang dinilai belum memadai. 

"Kebutuhan kita kira-kira 5.000 lebih, saat ini ada 1.975 personil, jadi kita akan rekrut 1.000 orang dengan kualifikasi dari berbagai disiplin ilmu," ujarnya usai menghadap Presiden Joko Widodo di Istana, Kamis (2/7/2015). 

Sutiyoso menuturkan dengan personel yang minim, 1 orang anggota BIN harus meng-counter 3 kabupaten. Adapun, rekrutmen 1.000 orang pegawai baru BIN akan dilakukan pada tahun ini. Pasalnya, akan ada Pilkada serentak yang digelar di 269 kabupaten/kota pada akhir thaun. 

"Satu tahun ini kita harus merekrut 1.000 orang, terutama menghadapi Pemilu serentak ini. Kondisi itu harus bisa kita pantau sedini mungkin," ungkap mantan Ketua Umum PKPI ini. 

Sementara itu, skema penjaringan pegawai baru akan di lakukan secara umum untuk nantinya disekolahkan sesuai kompetensi yang dibutuhkan BIN. 

Penambahan personel, imbuhnya, akan berimplikasi terhadap anggaran BIN. Untuk itu, rekrutmen akan dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan negara. 

Sebelumnya, Komisi I DPR menyetujui secara aklamasi pencalonan Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara oleh Presiden Joko Widodo. Keputusan ini diambil setelah Sutiyoso menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR, Selasa (30/6/2015). kbc10

Bagikan artikel ini: