Penasaran ingin bertemu alien, konglomerat Rusia biayai riset Rp1,3 triliun

Senin, 27 Juli 2015 | 16:13 WIB ET
Konglomerat Rusia Yuri Milner (istimewa)
Konglomerat Rusia Yuri Milner (istimewa)

MOSKWA, kabarbisnis.com: Konglomerat Rusia Yuri Milner memberikan donasi sebesar US$100 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun untuk proyek untuk mencari kehidupan alien. Proyek tersebut dipimpin ilmuwan Stephen Hawking. Pencarian alien itu akan menggunakan teknologi tingkat tinggi.

"Tidak ada lagi pertanyaan yang lebih besar. Inilah waktunya bagi umat manusia untuk komitmen mencari jawaban tentang kehidupan di luar bumi," ujar Hawking, seperti dikutip Reuters.

Milner yang berdasarkan data Forbes memiliki kekayaan US$ 3,4 miliar juga berkomitmen mengucurkan dana US$ 10 juta pertahun untuk program Breakthrough Listen, yaitu misi untuk mencari dan coding tanda-tanda kehidupan alien.

Untuk mewujudkan misinya itu, Breakthrough akan menggunakan dua teleskop terkuat di dunia yaitu Teleskop Robert C. Byrd Green Bank di Virginia Barat dan Csiro Parkes di New South Wales.

"Kita akan mencari alat yang lebih canggih yang pernah digunakan ilmuwan sebelumnya. Salah satunya super teleksop yang bisa memindai luar angkasa hingga jarak ribuan tahun cahaya," jelas Milner. kbc10

Bagikan artikel ini: