Cari dana Rp26,7 triliun, produsen rokok ini terbitkan saham baru

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 03:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mengincar dana Rp 26,7 triliun dari penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Produsen rokok itu berencana melepas 269,72 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 63-99 ribu per saham.

Setiap 65 pemegang saham lama berhak atas 4 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru. "Rights issue ini dilakukan dalam rangka memenuhi syarat jumlah saham beredar di publik menjadi 7,5 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh," demikian pernyataan resmi manajemen perseroan dalam prospektusnya.

Saat ini, PT Philip Morris Indonesia Philip Morris Indonesia menjadi pemegang saham terbesar perseroan dengan kepemilikan 430,31 miliar saham (98,18 persen), sedangkan investor publik 7,98 miliar saham (1,82 persen).

Apabila Philip Morris tidak melaksanakan seluruh haknya dalam aksi rights issue ini, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya. Pemegang saham lama yang tidak menyerap rights issue akan terdilusi maksimum 5,8 persen. Namun, jika Philip Morris mengeksekusi haknya, maka struktur kepemilikan saham tidak akan mengalami perubahan.

"Dana yang diperoleh dari rights issue ini akan digunakan seluruhnya untuk keperluan perseroan secara umum, modal kerja, termasuk pembayaran fasilitas pinjaman modal kerja," tulis manajemen. kbc9

Bagikan artikel ini: