Ini langkah agar waralaba Anda cepat balik modal

Jum'at, 13 November 2015 | 19:54 WIB ET

MENGHASILKAN keuntungan usaha lebih cepat dari perkiraan tentunya akan membuat Anda gembira. Pasalnya, Anda telah melewati titik impas alias  BEP (Break Even Point) terlebih dulu. Rata-rata usaha umumnya diperkirakan akan bisa balik modal di akhir tahun kedua. Hal tersebut tergantung dari jenis atau bidang usahanya.

Biasanya, usaha makanan lebih cepat balik modal dibandingkan usaha lainnya. Makanya, kini banyak waralaba atau kemitraan yang bergerak di bidang usaha makanan. Hal ini, membuat kompetisi usaha di bidang makanan pun sangat ketat. Akibatnya omzet usaha bukannya makin meningkat, malah makin turun.

Dalam situasi begini, bagaimana ingin mencetak keuntungan kalau mencapai titik impas saja susah?

Supaya lebih cepat balik modal, ada beberapa ide bisnis yang bisa dilakukan para pembeli waralaba atau kemitraan.

1. Lokasi strategis

Tempat usaha atau outlet di pinggir jalan utama, di persimpangan, di sudut pinggir jalan, lalu lintas yang ramai, mudah dijangkau, mudah terlihat, punya tempat parkir memadai, adalah lokasi- lokasi yang harus dipilih untuk menarik pembeli. Makin banyak pengunjung, makin besar kesempatan terjadi penjualan, makin besar omzet usaha, makin cepat balik modal.

2. Take over

Dibandingkan dengan merintis outlet baru, yang kemungkinan memerlukan waktu sampai orang mengenal tempat usaha Anda, mengapa tidak mempertimbangkan mengambil alih franchise yang sudah berjalan baik dari pemilik lama kemudian menjalankannya sendiri? Ini merupakan salah satu cara memastikan Anda akan segera mendapatkan pembeli. Dengan pelanggan yang sudah ada ditambah sedikit kreativitas dalam berpromosi, Anda akan mendapat pelanggan baru.

3. Beli hak waralaba utama

Jika memiliki dana cukup besar dan bertujuan untuk mengembangkan area bisnis di suatu daerah sasaran, Anda bisa mempertimbangkan membeli hak waralaba utama di daerah tersebut. Sehingga calon franchisee lain yang akan buka di sana harus seizin Anda. Cara ini akan menjamin teritori pengembangan usaha Anda tetap kompetitif di tengah persaingan usaha yang makin ketat.

4. Jaminan ketersediaan barang

Pelanggan dengan mudah beralih ke pesaing terutama sesama franchisee jika mereka tidak bisa mendapatkannya dari outlet Anda. Karena itu menjaga ketersediaan stok barang adalah keharusan untuk memastikan kelancaran penjualan. Makin tinggi penjualan makin cepat balik modal.

5. Efisiensi biaya

Dalam rumusan BEP maka biaya tetap (fixed cost seperti listrik, telepon, gaji karyawan, franchise fee, dan biaya tidak tetap (variable cost, seperti bahan baku) adalah faktor-faktor yang sangat menentukan cepat atau lambatnya balik modal. Dalam kaitannya dengan aneka biaya ini, cobalah menghemat pemakaian listrik, telepon, dan usahakan pilih fee waralaba yang realistis. Lebih baik kalau franchise fee dibayar tiap tahun ketimbang dibayar di muka. Artinya kalau sudah ada pemasukan usaha baru, bayar franchise fee. Kemudian mengoptimalkan cara kerja agar lebih produktif, dan mendapatkan bahan baku murah dengan kualitas yang baik. Semua upaya tadi akan membantu efiesiensi biaya. Artinya makin kecil biaya-biaya yang dikeluarkan, makin cepat balik modalnya. (ciputraentrepreneurship)

Bagikan artikel ini: