Pasar ketat, Trias Sentosa perkuat produk converting

Sabtu, 14 November 2015 | 11:19 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Melambatnya perekonomian nasional yang dibarengi dengan menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kian memukul sektor industri khususnya yang berbahan baku impor. Hal ini pula yang dirasakan PT Trias Sentosa Tbk. Produsen plastik kemasan fleksibel yang berkedudukan di Sidoarjo, Jatim ini pun terus memperkuat produk-produk yang dinilai memiliki nilai tambah.

Presiden Direktur PT Trias Sentosa Tbk, Sugeng Kurniawan mengatakan, di tengah ketatnya persaingan di pasar menuntut pihaknya untuk terus berinovasi melalui produk-produk yang lebih memberikan profit lebih bagi perseroan. Salah satuya adalah produk jenis converting.

"Kita tahun depan akan menambah kapasitas produksi untuk converting sebesar 2.500 metrik ton per tahun. Untuk ekspansi ini, perseroan telah menganggarkan investasi sekitar 3 juta dolar AS," katanya pada public expose perseroan di Surabaya, Jumat (13/11/2015).

Saat ini, lanjut dia, produksi converting perseroan mencapai 35.000 metrik ton (MT) per tahun, sementara produk film making sebesar 130.000 MT per tahun. Sugeng menuturkan, penambahan kapasitas produksi converting diharapkan mendorong pertumbuhan perseroan.

Pasalnya, bila hanya mengandalkan penjualan produk film making, maka harga jual tidak kompetitif. “Pasokan plastik film di dunia melimpah dan terjadilah hukum pasar. Jadi semakin tidak kompetitif,” paparnya.

Selain menambah kapasitas produksi converting, lanjut Sugeng, tahun depan perseroan juga akan investasi untuk perluasan gudang dengan nilai investasi sebesar US$1,2 juta.

"Untuk tahun ini kita juga telah menambah kapasitas produksi untuk sejumlah produk added value dengan menyerap investasi sebesar 3 juta dolar AS," tuturnya.

Sementara itu terkait kinerja perseroan, Sugeng menyebut melemahnya ekonomi, turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta berbagai kebijakan seperti kenaikan upah pekerja dan tarif listrik ikut memengaruhi kinerja perseroan hingga triwulan III tahun ini.

Sepanjang 9 bulan pertama 2015, Trias Sentosa berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 1,906 triliun, hanya tumbuh 0,1% dibanding periode yang sama tahun 2014 yang sebesar Rp 1,903 triliun. Kondisi ini juga ikut memangkas laba bersih perseroan hingga akhir September 2015 yang sebesar Rp 17,5 miliar. Turun signifikan dibanding laba bersih yang didapat di periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 52,6 miliar.

Namun demikian, menjelang akhir tahun ini Sugeng mengaku sangat optimistis. Memasuki kuarta ke-IV, kinerja perusahaannya terus tumbuh dan diyakani pertumbuhan itu akan terus berlangsung hingga 2016. Diperkirakan, tahun depan pertumbuhannya sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional pada kisaran 5 persen.

”Tahun ini target penjualan kami sebesar Rp 2,3 triliun. Dengan capaian sekarang sekitar Rp 1,9 triliun, kami yakin bisa memenuhinya. Apalagi, kami juga sedang menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi tahun 2016 nanti,” lanjutnya. kbc7

Bagikan artikel ini: