Resmi dilantik, HIPMI Kota Malang siap berjibaku hadapi MEA

Rabu, 16 Desember 2015 | 16:38 WIB ET
Acara pelantikan HIPMI Kota Malang
Acara pelantikan HIPMI Kota Malang

MALANG, kabarbisnis.com: Jajaran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang akan terus mengintensifkan program penciptaan wirausahawan muda baru. Selain membidik kalangan mahasiswa, program kewirausahaan ini juga akan digerakkan hingga ke tingkat pelajar SMA dan SMK.

"Tantangan ekonomi ke depan semakin berat. Hanya dengan jalan menumbuhkan semakin banyak pengusaha muda baru, daerah dan bangsa ini bisa berkembang menjadi lebih sejahtera. Pengusaha adalah urat nadi perekonomian, maka ke depan jumlahnya harus terus diperbanyak agar bisa mengurangi pengangguran dan muaranya adalah mengentaskan kemiskinan," ujar Ketua Umum HIPMI Kota Malang M. Yusda Asmorokondi seusai pelantikan BPC HIPMI Kota Malang periode 2015-2018 di Ijen Suites Hotel, Malang, Rabu (16/12).  Yusda terpilih menggantikan ketua umum sebelumnya, Andi Reza.

Pelantikan tersebut dihadiri antara lain oleh Koordinator Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Muhammad Ali Affandi, Ketua DPRD Kota Malang Arief Wicaksono, Ketua Umum HIPMI Jatim Giri Bayu Kusumah, dan Sekretaris Umum HIPMI Jatim Ubaidillah Nugraha.

Yusda mengatakan, implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah di depan mata. Keniscayaan integrasi ekonomi mesti dijawab dengan kerja nyata untuk meningkatkan daya saing pengusaha lokal, termasuk para pengusaha muda. Oleh karena itu, HIPMI Kota Malang segera menerapkan program-program peningkatan daya saing. Di antaranya melalui serangkaian pelatihan dan penguatan jejaring bisnis antarsesama pengusaha muda.

"Kalau bicara Kota Malang, maka kita sudah harus bicara Malang Raya yang juga meliputi wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, karena keterkaitan ekonominya sangat erat. Jika banyak pengusaha muda di kawasan ini bersinergi, ekspansi akan lebih mudah dilakukan. Efisiensi juga bisa ditingkatkan karena kerja sama bahan baku dan pemasaran yang saling menopang. Jika itu terwujud sempurna, maka daya saing pengusaha muda di Malang bakal terkerek secara otomatis," jelas Yusda.

"Kami optimistis, dengan kerja keras bersama, pengusaha muda Kota Malang bisa bersaing dan memenangkan kompetisi di pasar yang semakin terintegrasi dengan dunia global," imbuh Yusda.

Yusda optimistis, ke depan akan semakin banyak bermunculan para pengusaha muda di Kota Malang. Pasar yang besar dan potensial di kawasan Malang Raya akan menjadi pemantik bagi timbulnya jiwa wirausaha. Dengan serbuan para pelajar dari berbagai kota untuk berkuliah di Malang serta meningkatnya geliat pariwisata, para pengusaha muda di Kota Malang dituntut untuk peka dengan menggerakkan bisnis-bisnis baru yang bisa memenuhi kebutuhan pasar.

 

"Banyak sekali peluang bisnis di Kota Malang. Selain akan terus mendorong munculnya pengusaha muda di sini, kami juga akan memperkuat sinergi dengan pengusaha muda dari berbagai daerah lain di Jatim dan nasional agar mau berinvestasi di Kota Malang dengan tetap mengutamakan kepentingan pengusaha muda di tingkat lokal," pungkas Yusda. kbc5

 

Bagikan artikel ini: