2010, PTPN VII emisi obligasi Rp500 miliar-Rp1 triliun

Kamis, 15 Oktober 2009 | 15:55 WIB ET

JAKARTA - Pasar surat utang masih terus bergairah kendati suku bunga bank sudah mulai menurun. Sejumlah korporasi masih berencana menerbitkan obligasi.

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII, misalnya, berencana melakukan emisi obligasi dengan nilai minimal Rp500 miliar pada warsa depan. "Minimal kami terbitkan Rp500 miliar, tapi di bawah Rp1 triliun. Kami akan mencantumkan di RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan), tapi harus disetujui dulu," ujar Dirut PTPN VII Boyke Budiono di sela-sela sebuah seminar di Jakarta, Kamis (15/10/09).

Menurut dia, dana hasil emisi surat utang tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun depan.

Perusahaan pelat merah itu menganggarkan capex hingga Rp4 triliun dalam waktu empat tahun ke depan. Selain dari obligasi, perseroan tetap berencana melakukan IPO untuk mendapatkan dana.

"Rencana IPO terus berjalan. Tahun ini jelas tidak mungkin, kita akan mengkajinya lagi. Juga masih harus menunggu persetujuan pemerintah dan DPR," tuturnya. kbc10

Bagikan artikel ini: