Bank Mayora incar pertumbuhan laba 30%

Rabu, 2 Maret 2016 | 09:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Mayora menargetkan laba tahun ini bisa tumbuh 30% sepanjang tahun 2016 dibandingkan tahun lalu. Hal ini salah satunya dilakukan dengan menggenjot beberapa sektor kredit yang ada, seperti mikro, ritel dan korporasi.

Direktur Mikro SME dan kredit pensiun Bank Mayora Hari Setiawan mengatakan, pada tahun ini, perusahaan menargetkan kredit mikro bisa naik sebesar 10%-15% menjadi Rp 40 triliun. “Untuk mengembangkan kredit mikro, Mayora akan membuka beberapa outlet di luar Jabodetabek seperti di Jonggol, Cicalengka dan Bandung,” ujar Hari, Selasa (1/3/2016).

Sementara Direktur Bisnis Bank Mayora Jap Chin Phing menyebut, salah satu strategi untuk menggenjot kinerja tahun ini adalah dengan memacu dana murah. Pada 2016, Bank Mayora menargetkan proporsi simpanan berbiaya murah alias current account saving account (CASA) bisa naik jadi 27% dari tahun lalu sebesar 26%. Kenaikan CASA ini salah satunya diperoleh dari beberapa strategi seperti memperbanyak produk customer based.

Sebagai informasi, sampai akhir tahun 2015, total aset bank Mayora naik menjadi Rp 5,1 triliun dari sebelumnya Rp 4,6 triliun. Selain itu, untuk kredit juga naik menjadi Rp 3,5 triliun dari sebelumnya Rp 2,8 triliun. DPK pada akhir tahun lalu juga meningkat jadi Rp 4 trliun dari akhir 2015 sebesar Rp 3,8 triliun.

Menurut Jap Chin, pada 2015, laba bersih Bank Mayora naik sebesar 160% menjadi Rp 45 miliar. “Pada tahun lalu kami mencatatkan pertumbuhan kredit di atas rata-rata perbankan yaitu sebesar 30%,” ungkapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: