Tandingi Freed, Toyota Sienta dibanderol Rp200 jutaan?

Selasa, 8 Maret 2016 | 14:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kepastian model baru Toyota, yakni Sienta yang akan diluncurkan di Indonesia pada ajang  Indonesia Internasional Motor Show 2016, April mendatang membuat masyarakat penasaran berapa harga yang dipatok untuk varian ini.

Sumber di beberapa diler Toyota pun mulai menguak besaran duit yang harus dibayar untuk bisa memboyong Sienta, yakni di kisaran Rp 200 jutaan.

Jika benar, harga ini cukup masuk akal. Pasalnya, di Jepang, pesaing Honda Freed ini dibanderol mulai 1,68 juta yen atau sekitar Rp 185 jutaan. Artinya, dengan tambahan tarif perpajakan plus margin keuntungan yang harus diraup agen pemegang merek maupun diler, harga di Indonesia  pada kisaran plus minus Rp 200 jutaan terbilang rasional.

Terlebih bila membandingkannya dengan harga yang dipatok oleh Honda untuk Freed yang  sebesar Rp 226 juta – 293 juta. Angka yang dipatok Toyota pada kisaran Rp 200 jutaan plus minus, cukup bersaing.

Hanya saja, sampai saat ini pihak dealer  baru sebatas mendapatkan informasi soal jadwal perkenalan, kisaran harga, serta varian warna yang ditawarkan untuk Toyota Sienta. “Untuk waktunya, pihak Toyota Astra Motor (TAM) masih dalam pembicaraan internal mereka, jadi pihak dealer belum dapat bocoran waktunya,” kata sebuah sumber yang tak bersedia disebut jatidirinya.

Toyota New Sienta pertama kali meluncur di Jepang Juli 2015 lalu. Sejak itu, mulai santer terdengar kabar yang menyebut Toyota Motor juga berniat menjadikannya salah satu portofolio untuk menggempur pasar Indonesia. Maklum, Honda Freed sebelumnya melenggang sendirian di segmen ini.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukan, sepanjang tahun lalu, penjualan secara ritel Honda Freed mencapai 4.318 unit. Jumlah yang cukup menggiurkan.

Di Jepang, Sienta tersedia dalam dua pilihan sumber tenaga, yakni mesin konvensional berbahan bakar bensin dan tberteknologi hybrid. Mesin bensin berkapasitas 1.5 liter. Adapun untuk varian hybrid menggabungkan antara mesin bensin 1.5 liter dengan sebuah motor listrik.

Varian ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 74 hp. Sedangkan tingkat konsumsi bahan bakarnya 1:27,2 kilometer, sehingga mendapat keringanan pajak mobil ramah lingkungan dari pemerintah setempat. kbc10

Bagikan artikel ini: