Bank Mandiri kembali lahirkan 24 wirausaha baru

Kamis, 10 Maret 2016 | 11:30 WIB ET

YOGYAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Mandiri Tbk terus mewujudkan komitmennya untuk mendorong munculnya wirausaha-wirausaha baru di Tanah Air. Kali ini, bank pelat merah ini kembali melahirkan 24 pebisnis potensial, tangguh dan profesional melalui event Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2015 yang semakin memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.

Selain ke-26 jawara, WMM 2015 juga menghimpun 6.572 calon wirausaha yang tercatat mengikuti proses penyisihan ajang tahunan.

Sebagai pemenang, ke-24 pebisnis awal memperoleh penghargaan WMM serta menerima uang pembinaan senilai Rp50 juta untuk masing-masing juara 1 dan Rp40 juta untuk setiap juara 2, serta Rp160 juta untuk juara best of the best dan juara favorit.

Di samping uang pembinaan, para pemenang juga akan memperoleh bantuan pengembangan bisnis serta pendampingan dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran.

Penghargaan pemenang diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin serta disaksikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Rahmat Waluyanto dan Rektor UGM Prof. Dwikorita Karnawati di Yogyakarta, Selasa (8/3/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Puspayoga mengatakan Indonesia perlu mencetak lebih banyak wirausaha-wirasuaha yang mandiri khususnya sosial karena saat ini level wirausaha baru mencapai 1,65% dari total 250 juta penduduk.

“Di Indonesia masih (tertinggal) jauh. Kalau dibandingkan dengan Singapura, mereka sudah 7%. Kita masih harus mencetak banyak wirausaha-wirausaha muda yang mandiri,” kata Menteri Puspayoga.

Ditambahkannya, pihak kementerian mendukung penuh program ini karena membantu meningkatkan kesejahteraan dan dibutuhkan untuk mencapai target penurunan gini rasio menjadi 0,36% pada tahun ini.

“Harapan saya agar Bank Mandiri, ayo ke depan kita cetak wirausaha-wirausaha yang mempunyai visi social entrepreneur. Yang namanya social technopreneur maksudnya wirausaha-wirausaha yang mampu menyelesaikan permsalahan sosial dengan cara bisnis berbasis IT” tutur Menteri Puspayoga.

Adapun, Budi G Sadikin menuturkan, melalui program Wirausaha Muda Mandiri, Bank Mandiri berharap dapat semakin menciptakan komunitas-komunitas wirausaha muda yang akan memperkaya ekosistem kewirausahaan yang ada di Tanah Air agar dapat secara optimal mendukung pertumbuhan ekonomi dan penguatan daya saing nasional

“Harapannya, langkah kami ini juga akan menginspirasi pemangku kepentingan lain untuk terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui aktivitas-aktivitas yang disesuaikan dengan karakter setiap pemangku kepentingan,” terang Budi.

Mengutip hasil laporan Mandiri Institute, Budi menutuskan, ada empat aspek yang harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan, yakni kebijakan dan regulasi pemerintah, program-program khusus pemerintah, pengembangan dan penelitian (Litbang) serta pembiayaan.

“Sebagai bagian dari industri perbankan, Bank Mandiri akan terus mengembangkan program WMM, seperti misalnya melalui pelaksanaan penganugerahan pemenang WMM nasional di wilayah-wilayah agar program ini dapat semakin bermanfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Budi. kbc10

Bagikan artikel ini: