Gencar ekspansi, produsen Sari Roti incar penjualan naik 20%

Rabu, 16 Maret 2016 | 09:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) menargetkan penjualan sebesar Rp 2,6 triliun di tahun ini, tumbuh 20% secara year on year (yoy). Peningkatan tersebut hanya dipicu tumbuhnya volume penjualan, karena perseroan tidak berencana menaikkan harga tahun ini.

Berdasarkan riset Sinarmas Sekuritas, manajemen Nippon Indosari memproyeksikan gross profit margin stabil pada level 52-53%, meskipun harga kontrak tepung sudah naik 4% dibanding semester kedua tahun lalu.

“Harga gandum saat ini menunjukkan tren penurunan setelah naik pada pertengahan Janauri 2016,” jelas analis Sinarmas Wilbert, dalam risetnya di Jakarta, Senin (14/3).

Wilbert menjelaskan, margin akan dimaintain dengan kemungkinan penurunan tarif energi oleh pemerintah, yakni penurunan harga minyak dan listrik akan menurunkan biaya input perseroan). Tetapi, net income margin (NIM) perseroan pada 2016 diprediksi akan turun menjadi 10,65% dari 12,4% yoy, yang disebabkan oleh potensi kenaikan biaya dari ekspansi ke Filipina.

Sebelumnya perseroan mengumumkan ekspansi ke Filipina dengan menggandeng Monde Nissin Corporation. Perseroan mendirikan anak usaha baru melalui kerjasama patungan (joint venture) untuk membangun pabrik roti.

Sekretaris Perusahaan Nippon Indosari Sri Mulyana mengatakan, perusahaan JV tersebut bergerak di bidang industri makanan dengan nama Sarimonde Foods Corporation (SFC). “Perseroan akan menggenggam kepemilikan 55% dalam perusahaan patungan tersebut,” kata Sri melalui keterangan resmi, beberapa waktu lalu.

Keduanya telah melakukan penandatangan perjanjian pembentukan perusahaan patungan pada 18 Februari 2016 lalu. Perseroan akan menyetor dana US$ 6,87 juta atau memiliki jumlah saham 3.251.875 lembar. Sedangkan Monde Nissin Corporation akan memiliki 44% atau 2.660.625 lembar saham dan menyetor modal US$ 5,625 juta.

Menurutnya, Filipina menjadi pasar yang sangat menarik untuk dijadikan area ekspansi luar negeri Sari Roti karena memiliki populasi penduduk yang sangat besar dengan total populasi penduduk mencapai sekitar 101 juta jiwa. “Diharapkan pabrik ini akan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2017 mendatang,” jelas dia.

Adapun tahun lalu perseroan tidak melakukan ekspansi menambah pabrik baru, karena dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi. Sebagai informasi, awal 2015, perseroan mengoperasikan 10 pabrik dengan total kapasitas produksi lebih dari 4 juta potong/hari. Lokasi pabrik tersebar di pulau Jawa dengan pemasaran paling besar di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. kbc10

Bagikan artikel ini: