Jumlah akuntan RI kalah dari negara tetangga

Rabu, 23 Maret 2016 | 18:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Salah satunya adalah di bidang jasa profesi akuntansi.

Sekretaris DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Jawa Timur, Adi Prawito mengatakan, saat ini jumlah akuntan di Indonesia masih minim jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya.

Dengan mengacu data Inkindo, di Thailand, jumlah akuntan sebanyak 56.125 orang, Malaysia berjumlah 30.236 orang. Di Singapura sebanyak 27.394 orang. Di Filipina sebanyak 19.573 akuntan. Sedangkan di Indonesia hanya 15.940 orang.

"Masih minimnya jumlah akuntan di Indonesia dibandingkan dengan akuntan asing di Asia Tenggara, menjadikan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai lembaga profesional akuntansi terus berupaya melakukan sertifikasi akuntan untuk menjadi akuntan profesional," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/3/2016).

Ia menuturkan, profesi konsultan sangat terbuka pada era MEA. Oleh sebab itu dia mengajak para pengusaha untuk tidak sekadar menjadi akuntan tetapi berkompetisi menjadi pengusaha di negeri sendiri.

"Persaingan di era MEA ini harus menjadi motivasi kita menjadi pengusaha di negeri sendiri," lanjut dia.

Meski demikian, Adi menilai akuntan Indonesia tidak perlu khawatir dengan adanya persaingan tersebut. Dirinya mengaku optimistis SDM akuntan di Indonesia siap berkompetisi secara sehat, kreatif, dan inovatif menghadapi era MEA ini.

"Kita tidak usah takut  bersaing dengan Akuntan Asing. Syaratnya kita harus fokus menyiapkan skill, fokus, kreatif dan inovatif," kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: