Nahkoda Iwapi ungkap kendala wanita saat mau terjun ke dunia bisnis

Jum'at, 22 April 2016 | 08:51 WIB ET

BAGI sebagian besar wanita, memutuskan terjun di dunia usaha bukanlah perkara mudah bagi mereka. Kendati sekarang ini kesetaraan gender telah memberikan ruang gerak seluas-luasnya bagi kaum hawa, namun sampai saat ini masih ada berbagai kendala yang sering menghambat karir wanita di dunia usaha.

Ketua Umum DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Nita Yudi menuturkan, ada tiga faktor yang menjadi kendala para wanita Indonesia ketika ingin terjun ke dunia bisnis.

Yang pertama adalah persoalan budaya yang masih patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai sosok otoritas utama. Alhasil kepercayaan diri untuk menjadi terdepan berkurang.

"Dia kurang percaya diri, harusnya ketika menjadi pengusaha harus percaya diri," ucap Nita.

Faktor kedua, kata Nita, yaitu kurangnya dukungan dari keluarga, baik itu suami, ayah, ibu, ataupun kerabat lainnya. Dimana, masih banyak yang berpandangan, bahwa wanita ya jadi ibu rumah tangga saja, urusan mencari nafkah bagian suami.

"Kendala yang ketiga, wanita itu kurang berani gambling (bertarung)," ujarnya.

Dia pun memberikan tips bagi wanita Indonesia yang baru akan memulai usahanya. Menurut Yudi, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu memberanikan diri untuk memulai usaha, jangan ragu dan tekatkan niat.

Kedua, perbanyaklah teman dengan mengikuti organisasi, arisan, ataupun pengajian di lingkungan sekitar rumah. "Network ini harus dijadikan peluang, karena pasar utama ya teman-teman dulu," ucap Nita.

Langkah terakhir yaitu, tentukan target dalam pemasarannya, apakah kelas bawah, menengah, atau atas. Ini sangat perlu dipelajari, agar produk yang di pasarkan tidak salah sasaran yang akhirnya kurang direspons.

Nita menuturkan, anggota IWAPI saat ini sebanyak 30 ribu orang yang tersebar di berbagai daerah dan sektornya pun beragam, mulai dari bisnis kue, garmen, tas, hingga rel kereta api.

"Peluang usaha masih besar, wanita itu sudah banyak yang jadi pengusaha, saat ini ada 54,5 juta pengusaha, dimana 49,9 juta itu UKM dan dari jumlah UKM itu sebesar 60 persennya dilakukan wanita," tuturnya.

Nita menjelaskan, peran IWAPI dalam mendorong wanita melakukan usaha yaitu dengan melakukan sosialisasi dan motivasi. Kemudian, terdapat juga upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ?memberikan masukan cara pemasaran yang benar. kbc10

Bagikan artikel ini: