Gudang Garam bungkus laba bersih Rp1,69 triliun di kuartal I

Selasa, 3 Mei 2016 | 08:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah makin ketatnya kebijakan terhadap industri tembakau di Tanah Air, produsen rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,69 triliun di tiga bulan pertama 2016. Capaian tersebut meningkat 32,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,28 triliun.

Peningkatan laba bersih tersebut disebabkan naiknya pendapatan perseroan yang menjadi Rp17,99 triliun naik 12,57 persen dibandingkan kuartal pertama tahun sebelumnya yang Rp15,98 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta.

Laba bruto naik menjadi Rp4,26 triliun dibandingkan laba bruto di triwulan tahun sebelumnya yang Rp3,33 triliun. Laba usaha naik jadi Rp2,63 triliun dari laba usaha di triwulan tahun sebelumnya yang Rp2,11 triliun. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp2,27 triliun dibandingkan laba sebelum pajak di triwulan tahun sebelumnya yang Rp1,71 triliun. Total aset per Maret 2016 menjadi Rp63,26 triliun turun dari total aset per Desember 2015 yang Rp63,50 triliun.

Analis Daewoo Securities Indonesia, Dang Maulida mengatakan, hingga akhir tahun pendapatan Gudang Garam diperkirakan mencapai Rp77,42 triliun. Proyeksi tersebut, sekitar 10 persen di atas realisasi pendapatan Rp70,37 triliun tahun pada 2015. Adapun laba GGRM diprediksi tumbuh 7,45 persen menjadi Rp 6,92 triliun pada 2016, dari Rp6,44 triliun pada 2015.

Dalam risetnya, Dang mengemukakan, kinerja GGRM pada 2015 sesuai dengan estimasinya. Laba GGRM, misalnya, naik 19 persen menjadi Rp6,43 triliun (Rp3.345 per unit) pada 2015. Ini seiring peningkatan pendapatan GGRM sekitar 8 persen, dari Rp65,186 triliun tahun 2014 jadi Rp70,365 triliun pada 2015.

Pertumbuhan pendapatan GGRM disertai peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 6 persen menjadi Rp54,88 triliun pada tahun 2015. Namun emiten produsen rokok tersebut mampu mencatat laba kotor Rp15,48 triliun pada 2015, tumbuh 15,7 persen, dari Rp13,38 triliun tahun 2014. Adapun laba usaha emiten produsen rokok beraset Rp63,5 triliun per Desember 2015 itu naik 16,6 persen, dari Rp8,63 triliun menjadi Rp10,06 triliun pada 2015.

Seiring pendapatan dan laba perseroan yang diperkirakan tumbuh pada tahun ini, Dang pun merekomendasikan beli saham Gudang Garam (GGRM) dengan target harga Rp81.200 per unit. kbc10

Bagikan artikel ini: