Belum produksi, inden skuter listrik Gesits tembus 5.000 unit

Selasa, 10 Mei 2016 | 15:35 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Meski baru diperkenalkan dan belum diproduksi secara massal, namun permintaan terhadap motor listrik hasil kerjasama Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dengan Garansindo, Gesits sudah membludak.

Motor yang kepanjangan dari 'Garansindo Electrical Scuter ITS' ini diklaim sudah dipesan sebanyak 5 ribu unit. Pembeli pertama datang dari perusahaan plat merah PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom).

Ketua tim Motor Listrik ITS, M. Nur Yuniarto membenarkan jika Gesits sudah dipesan PT Telkom. Pria yang juga berprofesi sebagai Dosen ITS ini mengatakan, Direktur Consumer Service PT Telkom Dian Rachmawan sudah bertemu dengan Rektor ITS soal pemesanan Gesits.

“Dapat infonya kalau Telkom pesan untuk para teknisi,” kata Nur, Senin (9/5/2016).

Selain PT Telkom, Nur mengatakan ada beberapa pihak yang mulai melirik Gesits, seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bali. Namun keduanya masih tahap pitching atau negosiasi.

“Kadin Bali mulai merilik Gesits untuk usaha penyewaan, karena Bali seperti kita tahu banyak obyek wisata. Selain perusahaan kita juga menawarkan secara personal. Ada beberapa yang sudah berminat atau tertarik,” imbuh Nur.

Untuk memperluas jangkauan sekaligus arena promosi dan edukasi, Nur mengatakan pihaknya sedang menyiapkan portal khusus Gesits. Web tersebut akan mengakomodir segala keingintahuan publik mengenai skuter listrik tersebut.

Saat ini, Gesits masih tahap prototipe dan harus melewati sejumlah tahap uji coba. Sesuai rencana Garansindo-ITS, motor yang kabarkan bakal dibanderol kisaran Rp 15 juta tersebut akan masuk produksi pada 2017, dan mulai dijual pada 2018 mendatang. kbc10

Bagikan artikel ini: