Sosialisasikan lembaga jasa keuangan, FK-LJKD Jatim siap terjun ke daerah

Rabu, 11 Mei 2016 | 07:53 WIB ET
Ketua II FK-LJKD Jatim, Soeroso
Ketua II FK-LJKD Jatim, Soeroso

SURABAYA, kabarbisnis.com: Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah (FK-LJKD) Jatim akan terus menyosialisasikan peran dan fungsi lembaga jasa keuangan ke daerah-daerah untuk mendongkrak tingkat literasi keuangan. Ketua II FK-LJKD Jatim, Soeroso, mengatakan asosiasi yang menaungi pelaku industri jasa keuangan di Jatim itu akan berusaha terus menyosialisasikan pentingnya akses ke lembaga keuangan untuk mendorong pertumbuhan khususnya di daerah.

“Selama ini masih banyak masyarakat khususnya pelaku usaha mikro dan kecil belum tersentuh lembaga jasa keuangan sehingga usaha mereka belum bisa berkembang dengan baik. Tugas kami di FK-LJKD Jatim salah satunya adalah untuk memberi pemahaman seluas-luasnya kepada masyarakat khususnya di pelosok daerah tentang pentingnya lembaga jasa keuangan untuk mendorong perekonomian masyarakat,” katanya ditemui di sela rapat kerja FK-LJKD Jatim di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim, Selasa (10/5/2015).

Ia menambahkan, berbagai program untuk melakukan sosialisasi akan dilakukan oleh forum yang diinisiasi OJK tersebut.  Salah satu yang akan dilakukan FK-LJKD Jatim adalah dengan menggelar gathering UMKM diberbagai kota/kabupaten di Jatim.

Dalam garthering UMKM tersebut, akan diadakan pameran produk UMKM yang menjadi mitra binaan perbankan. “Pada acara ini kita ingin manampilkan success story dari pengusaha-pengusaha kecil yang berhasil setelah bergabung menjadi mitra lembaga jasa keuangan seperti perbankan. Dengan demikian diharapkan pelaku usaha lain bisa bergabung menjadi mitra perbankan agar meningkatakan ekonomi mereka,” ujar Soeroso yang saat ini menjabat Direktur Utama Bank Jatim tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum FK-LJKD Jatim yang juga Kepala Kantor Regional 4 OJK Jatim, Soekamto, menambahkan program-program yang akan dilaksanakan FK-LJKD bertujuan mendorong perluasan akses keuangan khususnya di daerah. Forum ini juga nantinya bisa menjadi sarana koordinasi lintas instansi untuk mendukung perluasan akses keuangan ke lembaga jasa keuangan di daerah.

“Pada forum ini kami terus berkordinasi untuk mencari solusi percepatan akses lembaga jasa keuangan di daerah. Dari sisi perbankan misalnya, kami terus mencari cara bagaimana perbankan di daerah bisa menyentuh pelaku usaha kecil dan masyarakat yang selama ini belum mengenal lembaga jasa keuangan,” tuturnya.

FK-LJKD Jatim juga akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mencapai tujuannya, termasuk bergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang baru saja dibentuk di Jatim.

“Jika  FK-LJKD bisa meyentuh langsung industri keuangan, maka di TPAKD koordinasi yang lebih besar bisa dilakukan dengan memanfaatkan akses ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diabwah Pemprov Jatim. Dengan demikian cita-cita perluasan akses keuangan akan bisa terwujud,” ujarnya. kbc8

Bagikan artikel ini: